Cinta Rosul

Rabu, 10/03/2010 06:50 WIB | Arsip | Cetak Kirim Tulisan

Alloh SWT berfirman dalam surat al-Ahzab ayat ke 21,

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah Saw itu suri teladan yang baik bagimu".

Ketika denyut dan nafas akhir kehidupan Rasulullah Saw segera menghampirinya, seraya ditemani Fatimah putri tercintanya, satu kata terucap dari bibir beliau "Ummatii …ummatii …" Sebuah ungkapan kerinduan dan kecintaan yang teramat indah kepada umatnya.

Sejak saat itu, dunia kehilangan manusia terbaik sepanjang sejarah peradaban. Kelam pun menyelimuti seluruh langit. Beliau mengucapkan selamat tinggal sekaligus selamat datang pada generasi yang akan mengikuti sunnah-nya. Perwujudan kecintaan yang begitu dalam dan tidak akan lekang hingga akhir zaman.

Dalam doa-doa di keheningan malam, Rasulullah Saw selalu bermunajat kepada Allah Swt tentang kerisauan beliau terhadap umatnya. Dengan rasa takut dan harap, beliau selalu berdoa agar umatnya senantiasa berada di jalan yang diridhai Allah. Beliau tidak rela bila melihat umatnya ada dalam genggaman setan. Pengharapan yang begitu tulus dan ikhlas dari sang panutan.

Rasulullah Saw, dengan segenap cinta dan pengharapannya, telah memberikan sinyal kepada kita bahwa umatnyalah yang selalu ia pikirkan setiap hari.

Lantas, bagaimana dengan kita? Apakah kita juga selalu memikirkan dan meneladani Rasulullah Saw dalam keseharian kita? Sudahkah kita merasakan pengaruh cinta Rasulullah Saw dalam jiwa kita? Pertanyaan itu akan segera terjawab ketika mengukur kualitas akhlak dan kepribadian kita, serta sejauh mana kita mengenal Rasulullah Saw.

Sebagai umat Muhammad, meskipun hidup di zaman yang terentang sekian ratus tahun dari zaman kehidupannya, sepantasnya jika kita me-review kembali seberapa besar keberadaan Rasulullah Saw di hati kita. Bagaimanapun, sudah seharusnya kita membalas cinta Rasulullah Saw dengan segala upaya dan kesungguhan dengan menjadikan beliau sebagai suri teladan dan idola sepanjang zaman.

Akhlak Rasulullah Saw baik kepada anak-anak, pemuda, orang tua dan bahkan terhadap kaum wanita, Semua terbingkai begitu mempesona. Bahkan beliau tetap santun meskipun dengan orang yang memusuhinya, seperti kisah orang kafir di Thaif yang melempar beliau dengan batu dan kotoran.

Beliau sama sekali tidak marah, malah mendo’akan dengan tulus agar dia lekas diberi hidayah. Atas nama cinta, beliau tidak meminta agar perlakuan orang kafir tersebut diberi balasan yang setimpal. Aisyah, istri Rasulullah Saw yang sering ia sebut humairah, menggambarkan akhlaknya itu sebagai Al-Quran berjalan. Artinya, Akhlak Rasulullah Saw adalah Al-Quran.

Jadi, jika Allah menunjuk Rasulullah Saw sebagai teladan terbaik manusia sepanjang zaman, sebagai umatnya, masihkah kita berteladankan kehidupan Rasulullah Saw? Akankah seluruh rasa cinta Rasulullah Saw. kepada umatnya kita balas dengan tidak sedikit pun mengambil kehidupannya sebagai teladan kita? Jawabannya ada pada hati kita semua.

Wallahu'alam.

Abu 'Aisyah Rifa Maisa

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Suara Pembaca

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang