Jangan Posting URL Blog Penghina Islam
Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakaatuh,
Saya cukup prihatin dengan adanya blog-blog penghina Islam yang semakin marak dewasa ini. Saya yakin pembuat blog tersebut adalah orang yang sama dengan pembuat blog-blog sebelumnya.
Kalau dipikir-pikir, percuma saja kita memposting alamat-alamat blog penghina tersebut, karena setiap diajukan ke penyedia blog, si pembuat blog masih menyimpan database lama dan dapat dipastikan akan membuat blog baru dengan nama baru lagi.
Semakin sering kita memposting alamat tersebut, semakin tinggi rating atau pagerank di mesin pencarian di internet dan itu akan semakin membuat senang si pembuat blog. Ini yang mereka cari. Jika dibiarkan saja, mereka akan bosan sendiri dan dengan sendirinya blog tersebut akan sepi pengunjung dan mati.
Sebagai seorang Islam, saya juga berharap agar kita tidak lagi merespons hinaan-hinaan yang mereka lontarkan lewat internet, biarkan saja mereka berkoar-koar sendiri. Anggap saja tong kosong nyaring bunyinya. Sebab, jika diajak berdebat di dunia nyata dapat dipastikan 100% mereka tidak berani menampakkan batang hidungnya.
Kata teman saya, "sirik tanda tidak mampu". Itulah kata-kata yang tepat untuk dialamatkan kepada para penghina Islam tersebut, karena iri dan kedengkian mereka kepada Islam. Ini disebabkan karena Islam itu agama yang paling sempurna dibandingkan agama-agama lain.
Wassalamu'alaikum
Annisa Rasha
Lainnya (Arsip)
- Blog dengan Nama Islam Tetapi Isinya Menghina Islam
Kamis, 14/01/2010 14:05 WIB - Tanggapan tulisan "Wajibkah MUI Mencabut Fatwa Haramnya Pluralisme?"
Senin, 11/01/2010 10:37 WIB - Warna Font Tulisan Era Muslim
Rabu, 06/01/2010 14:00 WIB - Soal Gereja Albertus Bekasi: Uskup Agung Berbohong di Hadapan Jemaat Misa Natal?
Rabu, 30/12/2009 10:59 WIB - Kritik Terhadap Berita Kisah Cinta Kakek Nenek 80 Tahun
Selasa, 29/12/2009 13:35 WIB
Suara Pembaca
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




