Kritik Konsultasi Konspirasi SBY dan Logo Bintang David

Senin, 27/07/2009 16:38 WIB | Arsip | Cetak Kirim Tulisan

Assalamu'alaykum warohamtullahi wabarokatuh

Saya baru saja membaca sebuah tulisan dengan link di bawah ini
http://eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/sby-dan-logo-bintang-david.htm

Sebagai seorang muslim dan pencinta eramuslim, saya cukup menyayangkan komentar dari sebuah pertanyaan yang ada dalam tulisan tersebut. Sebagai media muslim sudah semestinya eramuslim mengayomi umat dan memberi informasi kepada umat berita2 yang pasti nya sudah di jamin kebenarannya dan jauh dari (baca: bukan) ghibah.

Saya setuju dengan komentar yang berbunyi "Islam tidak akan pernah bisa bersatu dengan Kapitalisme, Liberalisme, dan juga Komunisme".

Kalaulah informasi yang disampaikan dalam tulisan tersebut telah di tabayunkan ke SBY, mungkin saya bisa menerimanya. Tapi kalaulah hanya sebuah konklusi dari analisis yang berasal dari informasi2 yang belum tentu benar (mungkin saja konspirasi musuh Islam) maka mengapa kita tidak berkhusnudzon terhadap sesama muslim.

Untuk statement berikut : " atau pun ekonom Neo-Liberal seperti Boediono (walau gak ngaku), ".
Sepemahaman saya, seorang muslim itu hanya menghukumi dengan melihat dzohirnya saja. Kita tidak bisa membaca isi hati seseorang terlebih tingkat keimanan seseorang.

Seorang RosuluLLAH Muhammad pun masih menerima (berinteraksi dengan baik terhadap) segolongan orang munafik dan tidak menjelek-jelekan (terlebih membunuh) orang2 munafik di depan muslim yang lain atau kepada musuh Islam saat itu, walau Rosul mengetahuinya. kalau pun banyak bukti yang mengarahkan bahwa Budiono berfaham neo-liberal, apakah bukti itu sudah pasti otentik?

Saya berbicara seperti ini bukan berarti saya pendukung sby atau budiono, tapi saya cinta, saya berharap agar Eramuslim bisa menjadi salah satu media Islam yang benar2 bisa mengayomi umat yang sedang kebingungan. cukuplah yang lain menambah kebingungan tersebut, tapi tidak bagi Eramuslim.

--
Abdul Wahid
113040012
STT Telkom Bandung
Indonesia

Tanggapan Redaksi

Wa'alaikumusalam wr. wb.

Terima kasih atas kritik dan sarannya. Insya Allah akan menjadi masukan yang baik buat kami.

redaksi.

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Suara Pembaca

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang