Mungkin Kita Masih Ragu

Kamis, 08/10/2009 10:37 WIB | Arsip | Cetak Kirim Tulisan

Assalamualaykum wr wb

Bencana di negeri ini terus melanda silih berganti. Kerisauan di hati muncul, mengingatkan diri sendiripun tak luput sembari mengingatkan sanak saudara untuk mencoba mengambil hikmahnya, berdoa dan banyak beristighfar. Tak dipungkiri hati ini dan kemungkinan kebanyakan orang akan tersadarkan ketika bencana itu ditunjukkan nyata. Namun dikala bencana itu tak dialami langsung dan telah berlalu, perbuatan dosa (maksiat)-pun kembali dilakukan, mengingatNya pun seadanya, ketaatanpun kadang tertinggalkan.

Mungkin kita masih ragu dengan musibah-musibah yang diberikan olehNya sebagai ujian dan azabNya..kalimat inilah yang mungkin perlu kita pertanyakan. Bencana tersebut kalo di analisa dengan ilmu pengetahuan mungkin bisa masuk akal dan bisa di nalar, bahwa kita sudah harus siap menerima itu semua sewaktu-waktu, resiko kita berada di atas lempengan bumi.

Ada pernyataan yang sempat memicu aku menuliskan tulisan ini. Muncul ketika kusampaikan berita bahwa di Sumatera Barat terjadi gempa lagi dengan kekuatan yang cukup membuat kepanikan dan kehancuran. jawabnya "ada dosa apa dengan orang-orang padang ya? " hmm..aku berujar mungkin kita jangan berpikiran sempit begitu. Mungkin kita coba sedikit ambil hikmahnya bahwa bencana yang ada adalah ujian dan adzab dariNya terhadap penghuni bumi ini. Apakah ketika kita sakit gigi, artinya Allah hanya memberikan ujian kepada gigi itu, tidakkan?..Allah sedang memberi ujian kepada seluruh tubuh pemilik gigi yang sakit itu.

dalam Al Quran kita sempat diingatkan QS 6 Al An'aam: 64 Katakanlah: "Allah menyelamatkan kamu dari bencana itu dan dari segala macam kesusahan, kemudian kamu kembali mempersekutukan-Nya."

Semoga kita tidak terlena dengan selamatnya kita hari ini dari bencana-bencana itu, dan jangan terlalu yakin bencana-bencana di daerah lain hanyalah hukuman bagi yang mengalaminya. Sehingga kita kembali ke dalam kehidupan dunia yang kembali melupakan kebesaranNya.

Katakanlah: "Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, yang kamu berdoa kepada-Nya dengan rendah diri dengan suara yang lembut (dengan mengatakan: "Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur"." QS 6 Al An'aam: 63

Ayo saudaraku, mari kita perbaiki ibadah kita, Tinggalkan kemaksiatan dan kembalilah ke jalan Allah sesuai tuntunan Rasulullah saw. Ilmu agamaku tak ada apa-apanya, tapi jika aku menunggu aku mempunyai ilmu yang tinggi baru kemudian aku mengingatkan, mungkin aku takut itu akan terlambat. Umur umat Nabi Muhammad saw telah ditetapkan tidak panjang..tapi kewajiban untuk saling mengingatkan telah dibebankan kepundak umat islam. walau takut yang diingatkan akan pecah hati, tapi tertutupi dengan kasih sayang kucoba selalu beranikan diri untuk selalu mengingatkan..walau diri juga masih perlu diperbaiki.

Waalaykumsalam wr wb

Riyadh Darius
 

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Suara Pembaca

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang