Nama Penulis Artikel untuk Keperluan Ilmiah
Assalamu'alaikum wr. wb.
Saya telah sekian lama tidak membuka eramuslim, tapi saat saya buka pagi ini saya 'terhenyak' karena banyak perbedaan dibanding tahun yang lalu. Tulisan di Eramuslim saya nilai kini lebih berimbang dan kritis, terutama menanggapi kondisi politik di negara ini.
Akan tetapi, saya mengalami kesulitan saat ingin mengutip tulisan-tulisan yang tertera di Eramuslim untuk keperluan ilmiah, karena dalam standar penulisan referensi ilmiah dari website, seharusnya terdapat nama penulis artikel yang tidak saya temukan di badan artikel.
Dimana sebenarnya nama penulis? Apabila benar belum ada, saya sarankan untuk dicantumkan karena terkait dengan bagaimana kemudian pembaca bisa menilai kredibilitas penulis, misalnya dengan memperbandingkan tulisan-tulisannya, terutama untuk keperluan penulisan ilmiah..
Terima kasih
Wassalamu'alaikum.
Aisha Sakinah Syafii
Tanggapan Redaksi
Wa'alaikumussalam wr. wb.
Terima kasih atas perhatian dan usulnya. Insya Allah, usul yang bagus ini akan kami tindaklanjuti.
redaksi.
Lainnya (Arsip)
- Usul Rubrik Jadwal Acara-acara Islami
Minggu, 10/05/2009 11:35 WIB - Rubrik Fiqih Kontemporer Jarang di Update?
Senin, 04/05/2009 11:26 WIB - Bantuan untuk Anak Kami
Jumat, 01/05/2009 16:32 WIB - Tanggapan Artikel: "Kembalilah ke Jalan Allah"
Jumat, 01/05/2009 13:52 WIB - PKS di Persimpangan Jalan
Senin, 27/04/2009 12:24 WIB
Suara Pembaca
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




