Pelarangan Jilbab di SMKN 1 Komodo

Selasa, 24/11/2009 14:47 WIB | Arsip | Cetak Kirim Tulisan

Sebagai seorang muslimah yang taat pada ajaran agamanya, tentu menutup aurat dengan memakai jilbab adalah sebuah kewajiban. Namun ternyata pelanggaran terhadap UUD 1945 pasal 29 tentang kebebasan menjalankan agama seperti kembali terjadi di SMKN 1 Komodo Labuan Bajo, Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat,Nusa Tenggara Timur.

Peristiwa tersebut berawal dari pernyataan Florensius Sudirman Kepala sekolah SMKN 1 Komodo Labuan Bajo kepada salah seorang siswa Muslimah tentang tidak diperbolehkannya memakai jilbab pada saat proses belajar mengajar dengan alasan untuk keseragaman pakaian sekolah dan syarat untuk mengikuti Mata Pelajaran kebudayaan daerah.

Pernyataan yang tidak masuk akal itu juga disampaikan oleh Sipri guru mata pelajaran olahraga yang mengharuskan siswa muslimah untuk melepaskan symbol keagamaan (jilbab) ketika pelajaran olahraga berlangsung, karena dapat menggagnggu keleluasaan siswa dalam beraktifitas. Pernyataan tak mendasar itu di benarkan oleh Roslana Guru Agama Islam pada SMKN 1 Komodo. Akibat dari pernyataan tersebut,keberadaan siswa muslimah di SMKN 1 Komodo Labuan Bajo di kucilkan dari pergaulan di mata para guru-guru yang beragama Kristen dan teman-temannya.

Ancaman pun berdatangan dari berbagai pihak, sebuah tindakan yang nyata-nyata melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) terhadap Muslimah yang minoritas di SMKN 1 Komodo Labuan Bajo. Peraturan dan tata tertib yang mendeskriditkan pun di keluarkan. Jika siswa Muslimah mematuhi peraturan dan tata tertib tersebut, konsekuensinya akan dikeluarkan dari sekolah atau di pindahkan. Bukankah ini di kategorikan sebagai pelanggaran terhadap undang-undang sisdiknas nomor 20 tahun 2003 dan pelecehan terhadap HAM ?

Ya Allah, kuatkan iman dan istiqomahkan ikhtiar dari saudara/saudari kami yang tengah menghadapi tantangan dan coba an dalam menegakkan syariat-Mu.

Sumardi, S.Pd, Ketua Yayasan al-Amin Watu Lendo Siru, Kecamatan Lembor Kabupaten Manggarai Barat - NTT. (HP. 085253658406)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Suara Pembaca

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang