Pernyataan Sikap Wahdah Islamiyah Tentang Pernyataan Ruhut Sitompul

Senin, 01/06/2009 16:05 WIB | Arsip | Cetak Kirim Tulisan

SURAT PERNYATAAN SIKAP WAHDAH ISLAMIYAH

Nomor: K.155/IL/DPP-WI/VI/1430

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحابته ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين , وبعد

Sehubungan dengan pernyataan Ruhut Sitompul, seorang anggota tim kampanye SBY-Boediono di media massa beberapa waktu lalu, yang menyatakan bahwa bangsa Arab tidak pernah memberikan bantuan kepada Indonesia dan membanggakan AS sebagai ‘penyelamat’ ekonomi negara ini, maka Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah mengeluarkan pernyataan sikap sebagai berikut:

  1. Wahdah Islamiyah meyakini bahwa Ruhut Sitompul adalah seorang yang tidak pernah belajar sejarah karena berdasarkan catatan historis, justru bangsa Arab merupakan pendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia ketika Belanda (salah satu bangsa Barat) menjajah bangsa ini selama 3,5 abad. Setelah Proklamasi 1945 pun bangsa-bangsa Arab (seperti Mesir, Syiria, Irak, Libanon, Yaman, Arab Saudi, dan Afghanistan) tampil pertama kali mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia, meskipun pada saat yang sama AS dan bangsa-bangsa sekutu (Barat) memberikan bantuan militer plus politik kepada Belanda untuk mencoba menjajah kembali Indonesia.
  2. Wahdah Islamiyah menduga bahwa Ruhut Sitompul juga tidak pernah membaca suratkabar / mengakses media massa lainnya tentang berita-berita seputar ekonomi dan kerjasama internasional. AS (yang dikatakannya banyak membantu Indonesia) justru terbukti telah menghancurkan perekonomian bangsa ini dengan munculnya krisis moneter yang tidak kunjung berakhir selama 12 tahun terakhir, dengan sistem pinjaman berbunga tinggi disertai syarat-syarat yang mencekik rakyat Indonesia. Sebaliknya, bangsa-bangsa Arab (seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait) selama ini banyak membantu perekonomian Indonesia dengan bantuan hibah (tidak perlu dikembalikan) dan pinjaman lunak yang melegakan rakyat negeri ini. Bahkan negara-negara Arab aktif memberikan bantuan sosial kemanusiaan secara gratis ketika Indonesia dilanda berbagai bencana alam, di saat AS dan bangsa Barat lainnya enggan memberikan bantuan secara cuma-cuma.
  3. Wahdah Islamiyah memandang patut disayangkan bahwa Bapak SBY yang selama ini dikenal sering mengkritik secara langsung maupun tidak langsung atas sikap politik capres-cawapres lainnya yang dianggapnya kurang terpuji, justru di dalam tubuh tim kampanyenya menunjukkan sikap politik yang sangat tidak santun.
  4. Wahdah Islamiyah mendesak Bapak SBY untuk segera memberhentikan dengan tidak hormat Ruhut Sitompul sebagai anggota tim kampanye SBY-Boediono karena telah melukai perasaan kelompok etnis, suku, dan agama tertentu. Sebab jika tidak segera melakukan pemecatan maka dikhawatirkan dapat membangkitkan kemarahan yang lebih besar dari kelompok etnis, suku, dan agama tertentu yang dilecehkan itu.
  5. Wahdah Islamiyah mendesak tim kampanye SBY-Boediono untuk segera meninggalkan sikap politik tidak santun yang dapat menyakiti perasaan kelompok etnis, suku, dan agama tertentu.
  6. Berdasarkan sejumlah realitas tersebut di atas, Wahdah Islamiyah memandang betapa nistanya apabila ada sebagian komponen umat, terutama dari parpol Islam / parpol dakwah yang selama ini secara langsung maupun tidak langsung mendapatkan bantuan dana / fasilitas dari negara-negara Arab, serta parpol yang mengklaim sebagai penerus perjuangan Masyumi, yang merelakan diri menjadi kaki-tangan AS dengan bergabung dalam tim kampanye SBY-Boediono. Padahal sejarah tetap mencatat Masyumi sebagai parpol yang tidak pernah kooperatif dengan intervensi Barat, termasuk AS.

Demikian pernyataan sikap ini dibuat sebagai wujud kasih sayang dan saling menasehati dalam kebaikan dan kebenaran.

والسلا عليكم ورحمة الله وبركا ته

Makassar, 6 Jumadil Tsani 1430H / 31 Mei 2009M

DEWAN PIMPINAN PUSAT
WAHDAH ISLAMIYAH

H. Muh. Zaitun Rasmin, Lc., Ketua Umum

Ir. H. Muh. Qasim Saguni, Sekretaris Jenderal

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Suara Pembaca

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang