Perjodohan Tidak Islami di TV Swasta 2
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Melihat acara perjodohan di salah satu TV swasta yang sangat tidak islami saya juga heran mengapa seorang Ustadz menjadi komentator, saya rasa mungkin dia bukan Ustadz cuma hanya mengatas namakan Ustadz untuk mengangkat pamor acara tsb (terlebih karena kesan bulan Ramadhan) karena memang commercial breaknya panjang. Jika memang Ustadz apakah dibenarkan bergandengan tangan dengan yang bukan muhrim dengan mengumbar aurat dan masuk ke ruangan dan duduk mesra?
Menurut saya ada baiknya MUI melakukan teguran bahkan menghentikan dan bekerja sama dengan KPI untuk monitoring apalagi di acara yang sama sebelumnya kalau tidak salah menggunakan komentator seorang peramal karena kita tahu bahwa mempercayai peramal adalah mengarah pada syirik. Dan herannya banyak ditonton oleh jutaan umat daripada memperbanyak ibadah di bulan Ramadhan ini.
Sudah bukan rahasia lagi jika acara2 di TV lebih banyak mengejar sisi komersial saja tanpa memperhatikan pendidikan umat.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
Mochammad Suriansyah.
Lainnya (Arsip)
- Perjodohan Tidak Islami di TV Swasta
Selasa, 25/08/2009 09:56 WIB - Pernyataan Sikap FOKMA terhadap Kedatangan Inul Daratista pada Acara HUT RI, 17 Agustus 2009 di Wisma Duta, Kuala Lumpur
Minggu, 16/08/2009 16:28 WIB - Tuntaskan Pembelian Saham Newmont (NNT) oleh Pemerintah!
Jumat, 14/08/2009 14:11 WIB - Situs Penyerang Umat Islam
Kamis, 30/07/2009 15:41 WIB - Selamat Jalan Alana
Rabu, 29/07/2009 12:17 WIB
Suara Pembaca
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




