Tobatnya Ummul Mukminin bin Abdul Aziz bin Marwan

Kamis, 25/06/2009 17:06 WIB | Arsip | Cetak

Sejarah mengisahkan, sebuah cerita nyata, yang berasal dari Marwan bin Muhammad, Izzah teman wanita dari Katsir datang menemui Ummul Mukminin (ibu negara) binti Abdul Aziz bin Marwan, saudara wanita dari Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Ummul Mukminin bertanya kepadanya, ‘Wahai Izzah, apa yang dimaksud dari ucapan Katsir’, tanya Ummul Mukminin.

‘Yang aku ketahui, setiap penghutang pasti membayar hutangnya kepada si pemberi hutang.
Dan, Izzah menarik kembali hutangnya dari ucapan Katsir’. ‘Hutang apakah yang dimaksud oleh Katsir dalam syairnya itu?’, tanya Ummul Mukminin.

Izzah menjawab, ‘Maafkan aku tak dapat menjawabnya’, jawabnya. Ummul Mukminin berkata, ‘Kamu harus memberitahukannya kepadaku’, tambah Ummul Mukminin. Izzah akhirnya menjelaskannya, ‘Aku telah menjanjikan ciuman kepadanya, kemudian dia datang kepadaku untuk melaksanakannya, namun aku menghindar darinya dan tidak memenuhi’, jawab Izzah.

Ummul Mukminin berkata, ‘ Penuhilah janji ciumanmu itu! Biar aku yang menanggung dosanya’. Tapi, setelah itu Ummul Mukminin, menyadari kesalahannya, berani menanggung dosa ciuman Izzah kepada Katsir. Kemudian, meminta ampun kepada Allah, dan memerdekan empat puluh orang budak sebagai tebusan dari ucapannya itu. Bila ingat ucapannya itu, Ummul Mukminin akan menangis sampai membasahi kerudungnya seraya berkata, ‘Seandainya saja lidahku ini kelu ketika aku mengucapkannya perkataan itu’, gumamnya.

Kemudian, Ummul Mukminin beribadah dengan sangat tekun sekali, sehingga dikenal pada masanya. Dia bangun beribadah sepanjang malam, dan meninggalkan peraduan kerajaan, dan setiap hari Jum’at, dia menunggang kuda (berjuang) di jalan Allah, dan dia mendatangi para wanita yang tekun beribadah agar dapat berkumpul dan berbincang-bincang dengan mereka. Ummul Mukminin berkata, ‘Aku suka cerita kalian’. Selain itu dia berkata, ‘Orang yang sangat kikir itu adalah orang yang kikir dengan surga terhadap dirinya sendiri. Dan, pula berkata, ‘Setiap orang pasti mempunyai keinginan akan sesuatu, sedangkan keinginanku adalah memberikan sesuatu.

Demi Allah, sesungguhnya pemberian dan saling menyambung tali silaturrahim dan persaudaraan di jalan Allah itu adalah lebih aku cintai dibandingkan makanan yang sangat lezat di waktu lapar, dan minuman yang dingin diwaktu dahaga. Mungkinkah kebaikan itu dapat diperoleh kecuali dengan berusaha untuk mewujudkannya?’.

Ummul Mukminin itu selalu bersikap dan berperilaku luhur, sampai wafatnya, dan tidak meninggalkan harta, hartanya habis disedekahkan kepada fakir miskin, dan wanita-wanita dhu’afa yang sholihah, yang selalu ikut mendampinginya. Wallahu ‘alam.

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Bercermin Pada Salaf

bersama Mashadi

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang