Posisi Tangan Setelah Ruku'

Selasa, 09/02/2010 10:24 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan

Assalamualaikum Wr. Wb.

Ustadz, saya ada pertanyaan tentang hal-hal khilafiah dalam sholat.

Saya mengikuti orang yang lebih berpengetahuan tentang sholat dari pada saya sendiri.
ketika bangun dari rukuk/iktidal kemudian tangan bersedekap kembali.
Ternyata ini menimbulkan pertanyaan jamaah lain bahkan ada yang bersikeras menyuruh untuk meninggalkannya

Mohon penjelasannnya, apakah ada dasar hadits yang kuat.
Syukron.

Wassalam.

Adhie

Jawaban

Waalaikumussalam Wr Wb

Saudara Adhie yang dimuliakan Allah swt

Tentang meletakkan tangan setelah I’tidal dari ruku didalam shalat maka terjadi perbedaan dikalangan para ulama kontemporer.

Syeikh Abdul Aziz bin Baaz—semoga Allah merahmatinya—serta ulama lainnya dari Najd dan Hijaz berpendapat bahwa disunnahkan meletakkan tangan kanannya diatas tangan kirinya di dadanya dan bahwa meluruskan kedua tangan (ke bawah) adalah makruh yang tidak sepatutnya dilakukan karena bertentangan dengan sunnah. Mereka berargumentasi dengan hadits-hadits tentang “menggenggam kedua tangan (sedekap) di saat berdiri” dan mereka mengatakan bahwa tidaklah ada bedanya antara berdiri sebelum ruku maupun setelahnya dikarenakan hadits-hadits tersebut secara umum mencakup kedua keadaan tersebut.

Pendapat mereka juga dikuatkan oleh apa yang diriwayatkan oleh an Nasa’i dengan sanad shahih dari Wail bin Hujr berkata,”Aku melihat Nabi saw apabila berdiri shalat meletakkan tangan kanannya diatas pergelangan tangan kiri.” Ini secara umum mencakup berdiri sebelum ruku dan juga setelahnya.

Syeikh Ibn Baaz mengatakan bahwa orang-orang yang mengatakan meluruskan kedua tangan (tidak sedekap) tidaklah memiliki dalil yang bisa digunakan sebagai sandaran tehadapnya sepanjang sepengetahuan kami bahkan hal itu bertentangan dengan kejelasan sunnah.

Riwayat dari Imam Ahmad. Al Mardawiy berkata didalam “al Inshaf”,”Imam Ahmad berkata,’Apabila beliau mengangkat kepalanya dari ruku, jika dia berkehendak maka dia meluruskan kedua tangannya dan jika dia berkehendak maka dia meletakkan kedua tangannya di sebelah kirinya.”

Kebanyakan para fuqaha klasik dan kontemporer berpendapat dengan meluruskan kedua tangannya setelah ruku’. Bahkan al Albaniy berpendapat bahwa bersedekap setelah ruku’ adalah bid’ah.

Secara umum, sesungguhnya permasahan ini termasuk didalam permasalahan-permasalahan furu (cabang) dan dari sunnah-sunnah dan adab-adab shalat bukan dari kewajiban-kewajibannya menurut pendapat seluruh ulama. Karena itu tidak sepatutnya menjadikan permasalahan ini sebagai sarana pertengkaran diantara kaum muslimin. Maka barangsiapa yang ingin bersedekap maka tidaklah masalah dan barangsiapa yang tidak bersedekap juga tidaklah masalah. (Markaz al Fatwa No. 14840)

Wallahu A’lam

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Ustadz Menjawab

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang