Ustadz Menjawab

bersama Ustadz Sigit Pranowo, Lc.
Cetak |  Kirim |  RSS |  Kirim Pertanyaan

Hukum Bisnis Valuta Asing

Selasa, 24/11/2009 14:29 WIB

Assalamu'alaikum

Ustadz mau tanya hukumnya perdagangan valuta asing. MUI sudah menghalalkan tetapi saya menginginkan jawaban yang lebih ...

Syukron

wassalam 

Ghufron Maksum

Jawaban

Waalaikumussalam Wr Wb

Saudara Ghufron yang dimuliakan Allah swt

Para ulama berpendapat bahwa mata uang, seperti : rupiah, dolar, yen termasuk harta ribawi seperti halnya emas dan perak. Diperbolehkan jual beli atau tukar menukar harta ribawi dari jenis yang sama, seperti : emas dengan emas, perak dengan perak, rupiah dengan rupiah, dolar dengan dolar dengan persyaratan adanya kesamaan jumlah dan dilakukan secara tunai dalam satu majelis.

Diriwayatkan oleh Imam Bukhori dari Abu Said al Khudriy bahwa Rasulullah saw bersabda,”Janganlah kalian menjual (menukar) emas dengan emas kecuali dengan jumlah yang sama dan janganlah kalian menjual (menukar) perak dengan perak melainkan dengan jumlah yang sama dan janganlah kalian jadikan salah satunya lebih banyak dari yang lainnya dan janganlah kalian menjual dengan satunya ada sementara yang lain tidak ada di tenpat.”

Sedangkan apabila dari jenis yang berbeda, seperti : emas dengan perak, rupiah dengan dolar, rupiah dengan yen maka jual beli atau penukaran harus dilakukan dengan cara tunai didalam satu majelis artinya penyerahan dan penerimaan emas dan perak atau kedua mata uang yang berbeda tersebut dilakukan didalam satu majelis akad.

Imam Muslim meriwayatkan dari Ubadah bin ash Shamit berkata,”Rasulullah saw bersabda,’emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, beras berkecambah dengan beras berkecambah, garam dengan garam dengan ukuran yang sama dan diserahkan dari tangan ke tangan (tunai). Apabila jenisnya berbeda maka juallah sekehendak kalian jika diserahkan dari tangan ke tangan.”

Wallahu A’lam


(Arsip Ustadz Menjawab)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG