Kurban dengan Harga Kambing Empat Kali Lipat
Assalamu'alaikum wr. wb.
Ustadz yang dirahmati Allah....
Saya saat ini tinggal di Eropa bersama suami. Kami mempunyai niat untuk berqurban di Indonesia, karena menurut kami disana lebih banyak yang membutuhkan.
Saya sudah tanya sama ayah saya yang kebetulan panitia kurban di masjid dekat rumah di Indonesia, katanya harga kurban yang diminta adalah Rp 1.200.000 per orang, jika ada 7 orang akan dibelikan sapi, jika tidak mencapai akan dibelikan sejumlah kambing.
Yang ingin saya tanyakan adalah, suami saya ingin mengirimkan uang seharga 1 kambing di Belgia (290€ = Rp.4.800.000). Itu adalah harga untuk 4 orang, sedangkan kami hanya berdua saja (belum mempunyai anak). Bagaimana hukumnya karena sejauh yang saya baca adalah 1 kambing untuk satu orang dan 1 sapi bisa patungan dengan 7 orang.
Apa yang sebaiknya kami lakukan ? Terima kasih.
Wassalamu'alaikum wr. wb.
aisha
Jawaban
Wa'alaikumussalam Wr. Wb.
Tempat penyembelihan adalah lokasi dimana orang yang berkurban itu tinggal, baik itu adalah negerinya ataupun tempat safarnya berbeda dengan al hadyu (binatang sembelihan didalam ibadah haji) maka ia khusus dilakukan di tanah haram.. Yang paling utama adalah melakukan penyembelihan di tempat yang disaksikan keluarganya, demikian dikatakan oleh para sahabat kami.(Al Majmu’ juz VIII hal 425, Maktabah Syamilah)
Namun demikian diperbolehkan bagi seseorang berkurban di daerah atau negeri bukan dia tinggal dikarenakan alasan-alasan yang bisa diterima, seperti: daging sembelihannya bisa lebih bermanfaat buat masyarakatnya yang masih miskin di tempat dia berkurban atau masih banyak kerabatnya di sana yang lebih utama menerima sedekah kurbannya, sebagaimana hadits Rasulullah saw,”Makanlah oleh kalian, simpanlah dan bersedekahlah.” (Muttafaq Alaihi) juga sebuah hadits yang lain, ”Sedekah kepada orang miskin hanyalah sedekah namun sedekah kepada kerabat maka mempunyai dua kelebihan, yaitu : sedekah dan silaturahim.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, an Nasai dan Ahmad)
Jika memang orang yang berkurban memiliki keluasan rezeki maka dia diperbolehkan berkurban dengan sebanyak yang dia mampu. Jadi tidak mesti satu orang hanya berkurban dengan satu ekor kambing.
Didalam sebuah hadits disebutkan bahwa Nabi saw pernah menyembelih kurban sebanyak seratus ekor onta sebagai hadyu (binatang sembelihan didalam ibadah haji) dalam satu hari dan pada saat itu adalah hari nahar maka beliau saw menyembelih dengan tangannya sendiri sebanyak enam puluhan dan memerintahkan Ali ra untuk menyembelih sisanya sehingga sempurna seratus ekor.” (HR. Bukhori Muslim) karena termasuk sunnah adalah bersegera berbuat kebaikan dan amal-amal sholeh kecuali jika ada hal-hal yang menghalanginya. (al Majmu’ juz VIII hal 424, Maktabah Syamilah)
Juga riwayat dari Anas ra bahwa Rasulullah saw menyembelih dua ekor gibas yang baik dan bertanduk dengan tangannya sendiri yang mulia dengan menyebut nama Allah dan bertakbir.” (HR. Bukhori Muslim)
Jadi jika ibu dan suami mampu berkurban dengan 4 ekor kambing maka masing-masing bisa berkurban dengan dua ekor kambing sekaligus atau masing-masing berkurban dengan 1 ekor kambing sementara dua ekor yang lainnya bisa diperuntukkan buat kaum kerabat, sebagaimana hadits Rasulullah saw di atas.
Wallahu A’lam
Lainnya (Arsip)
- Berkurban Atas Nama Anak Kecil
Selasa, 25/11/2008 10:22 WIB - Kurban untuk Orang Tua yang Meninggal
Senin, 24/11/2008 15:28 WIB - Hukum Daging Kurban
Senin, 24/11/2008 09:56 WIB - Sahkah Cerai Terpaksa
Jumat, 21/11/2008 14:14 WIB - Wanita Haidh Menunaikan Shalat
Jumat, 21/11/2008 09:49 WIB
Ustadz Menjawab
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




