Keharusan Memerangi Orang Kafir

Kamis, 08/10/2009 10:24 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan

Assalamualaikum Wr,Wb

Pak Ustadz apa maksud dari tafsir :

Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang ada di sekitar kalian itu, dan hendaklah mereka merasakan kekerasan dari kalian. Ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa. (QS al-Taubah [9]: 123).

Mohon penejesannya Pak Ustadz ,apakah kita haru memerangi setiap ada orang kafir di sekitar kita atau seperti apa?

Terima Kasih ,

Wassalam

Salim

Jawaban

Waalaikumussalam Wr Wb

Saudara Salim yang dimuliakan Allah swt

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ قَاتِلُواْ الَّذِينَ يَلُونَكُم مِّنَ الْكُفَّارِ وَلِيَجِدُواْ فِيكُمْ غِلْظَةً وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan Ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa.” (QS. At Taubah : 123)

Didalam menafsirkan ayat diatas, Al Qurthubi mengatakan bahwa Allah swt membertitahu orang-orang beriman tentang cara berjihad. Hendaklah dimulai dengan daerah musuh yang terdekat terlebih dahulu baru setelahnya. Begitulah Rasulullah saw melakukannya dengan memulainya dari jazirah Arab lalu Romawi yang saat itu berada di Syam. (al jami’ Li Ahkamil Qur’an juz jilid IV hal 607)

Didalam sejarah disebutkan bahwa setelah Rasulullah saw berhasil menundukkan orang-orang musyrikin di jazirah Arab dan Allah membebaskan negeri-negerinya, seperti Mekah, Madinah, Thaif, Yaman, Yamammah dan lainnya dan menjadikan manusia dari berbagai pelosok jazirah berbondong-bondong masuk kedalam agama islam lalu beliau saw mengalihkan perhatiannya untuk memerangi orang-orang ahli kitab dengan memerangi orang-orang Romawi di tabuk pada tahun 9 H.

Setelah beliau saw wafat di tahun 10 H tepatnya sebelas hari setelah melaksanakan Haji Wada maka urusan jihad tersebut diteruskan oleh Abu Bakar dengan memerangi orang-orang yang murtad dan enggan membayar zakat.

Ibnu katsir menyebutkan bahwa setelah Abu Bakar memerangi orang-orang murtad dan enggan membayar zakat lalu dia mempersiapkan pasukannya untuk menuju Romawi para penyembah salib dan Parsia para penyembah api. Allah pun memberikan kemenangan kepada pasukannya, menundukkan Kisra dan Qoisar serta menginfakkan kekayaan dari kedua negeri itu di jalan Allah swt sebagaimana diberitakan oleh Rasulullah saw.

Urusan jihad kemudian beralih kepada al Faruq, Abu Hafshin Umar bin Khottob yang dengannya Allah swt menekuk kesombongan kaum akfir atheis, menundukan para thaghut dan orang-orang munafik. Umar berhasil menguasai kerajaan-kerajaan yang ada di timur dan barat…

Setelah Umar syahid dan menjalani hidupnya dengan kemuliaan maka para sahabat dari kalangan Muhajirin dan Anshar bersepakat untuk memberikan kekhilafahan Amirul Mukminin kepada Utsman bin ‘Affan… Pada masa Utsman, islam mengalami kejayaan di timur dan barat dan kalimat Allah menjadi tinggi.. (Tafsir Al Qur’an Al Azhim juz IV hal 238)

Semisal dengan surat At Taubah ayat 123 ini adalah surat Al Fath : 29

مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاء عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاء بَيْنَهُمْ

Artinya : “Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka.” (QS. Al Fath : 29)

Kedua ayat tersebut bukanlah ditujukan kepada semua orang kafir akan tetapi hanya terhadap orang-orang kafir yang memerangi kaum muslimi. Setiap muslim diperintahkan untuk berbuat baik kepada semua manusia termasuk orang-orang kafir yang suka perdamaian dan tidak memerangi kaum muslimin, sebagaimana perintah Allah swt.

لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَارِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

Artinya : “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu Karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (QS. Al Mumtahanah : 8)

Wallahu A’lam

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Ustadz Menjawab

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang