Mengusap Wajah setelah Berdoa

Minggu, 15/11/2009 10:01 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan

Assalamualaikum Warrahmatullah hi wabarakaatuh.

Ahlan Wasahlan Ustadz.

Sudah 6( Enam) Tahun ini Ane punya satu hal yang sampai sekarang belum ane dapatkan.

Ketika Ane masih bersekolah di SMU, ada guru Agama Ane yang mengajar. janganlah kamu mengerjakan sesuatu yang kamu tidak tahu artinya. karena itu bisa menjadi Bid'ah.

dalilnya yaitu;

“Sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah ucapan Allah dan sebaik-baik ajaran adalah ajaran Rasulullah. Dan sesungguhnya sejelek-jelek perkara adalah sesuatu yang diada-adakan (dalam agama), karena sesungguhnya sesuatu yang baru diada-adakan (dalam agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan.” (HR. Muslim no. 867)

Dari beberapa hal yang beliau tanyakan pada Saya, ada satu hal yang sampai sekarang belum ane dapatkan dasar2nya. yaitu Mengenai Mengusap Kedua Tangan Ke Wajah Setelah Berdoa dan Shalat.

Sekarang Ane merantau dan Ane mencoba bertanya serta mencari kontak guru Agama Ane tersebut.

dan hendak bertanya pada beliau, namun sampai sekarang tidak dapat menghubungi beliau.

Sukron atas jawabannya.

Wassalamualaikum warrahmatullah hi wabarakaatuh.

Abdullah

Jawaban

Waalaikumussalam Wr Wb

Semoga Allah swt memberkahi waktu dan kesungguhan antum dalam upaya mendapatkan pengetahuan tentang permasalahan ini khususnya dan permasalahan agama lainnya umumnya. Semoga pengetahuan antum membawa manfaat buat antum dan umat ini dunia dan akherat.

Hukum Mengusap Wajah Setelah Doa

Imam Tirmidzi meriwayatkan dari Umar bin Khottob bahwa Rasulullah saw apabila mengangkat kedua tangannya saat berdoa maka beliau tidaklah meletakkan keduanya hingga mengusap wajahnya dengan keduanya.”

Kalimat “hingga mengusap wajahnya dengan keduanya.”, Ibnul Malak mengatakan kalimat ini merupakan sebuah perasaan optimis, seakan-akan pada kedua telapak tangannya penuh dengan berbagai keberkahan dari langit dan nur ilahi. Didalam kitab “as Subul” disebutkan bahwa hadits ini merupakan dalil disyariatkannya mengusap wajah dengan kedua tangan setelah selesai berdoa. ..
Al Hafizh Ibnu Hajar didalam “Bulughul Murom” mengatakan bahwa hadits ini memiliki banyak penguatan diantaranya dari Abu Daud dari hadits Ibnu Abbas, dan juga dari yang lainnya dan keseluruhannya menjadikan hadits ini hasan. (Tuhafatul Ahwadzi juz VIII hal 284)

Ada juga dari para ulama yang mengatakan bahwa hadits Umar tersebut adalah lemah diantara ulama yang mengatakan hal itu adalah al Hafizh al Iroqi.

Dengan demikian sebaiknya kita tidak mengingkari setiap orang yang mengusap wajahnya dengan kedua tangannya setelah berdoa maupun orang yang tidak mengusap wajahnya dengan keduanya.

Hukum Mengangkat Tangan Setelah Salam

Al Lajnah ad Daimah Li al Buhuts al Ilmiah wa al Ifta’ didalam fatwanya no. 5779 menyebutkan bahwa tidak disunnahkan mengusap wajah dengan kedua tangan setelah salam (shalat). Kami tidak mengetahui terdapat riwayat dari Nabi saw baik yang berupa perkataan maupun perbuatan. Kami juga tidak mengetahui tentang hal itu dari para sahabat ra. Kebaikan adalah mengikuti (sunnah) dan keburukan adalah melakukan perbuatan bid’ah.

Wallahu A’lam

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Ustadz Menjawab

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang