Dalil Shalat Arba'in

Kamis, 29/10/2009 14:29 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan

Assalammualaikum,Wr Wb. Ustad yg di rahmati Allah ,swa. pa Ustad adakah hadist yg  menerangkan tengtang jemaah haji harus melaksanakan sholat arba"in , sukron atas jawaban nya.

Aji

Jawaban

Waalaikumussalam Wr Wb

Saudara Aji yang dimuliakan Allah swt

Pada umumnya para jamaah haji menyandarkan pendapatnya tentang shalat arba’in kepada apa yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad didalam musnadnya dan Thabrani didalam “al Ausath” dari Anas dari Nabi saw bahwasanya beliau saw bersabda,”Barangsiapa yang melakukan shalat di masjidku empat puluh shalat dan tidak meninggalkan satu shalat pun maka ditetapkan baginya pembebasan dari api neraka, penyelamatan dari adzab dan dilepaskan dari kemunafikan.”

Tentang derajat hadits ini memang terdapat beberapa penilaian oleh para ulama :

Al Haitsamiy didalam “Az Zawaid” menyebutkan bahwa Tirmidzi meriwayatkan sebagian. Imam Ahmad juga meriwayatkannya serta Thabrani meriwayatkannya didalam “al Ausath” dan orang-orangnya bisa dipercaya.

Al Mundziriy didalam “at Targhib” (2/136) mengatakan : Hadits ini diriwayatkan oleh Ahmad dan para perawinya adalah perawi-perawi yang shahih begitu pula dengan Thabrani didalam “al Ausath” dan pada Tirmidzi dengan lafazh lainnya.

Sedangkan Al Albani didalam “as Silsilah adh Dhaifah” mengatakan bahwa sanad hadits ini lemah. Dia juga mengatakan bahwa Nabith, orang yang meriwayatkannya adalah tidak dikenal kecuali hanya didalam hadits ini.

DR. Abdullah Faqih, mufti di Markaz al Fatwa mengatakan bahwa hadits ini bisa shahih dari jalan lainnya dari Anas mauquf kepadanya dan marfu’ kepada Nabi saw dengan lafazh dari Nabi saw,”Empat puluh hari (shalat) berjamaah dengan mendapatkan takbirotul ihram maka ditetapkan baginya dua pembebasan : pembebasan dari api neraka dan pembebasan dari kemunafikan.” Dikeluarkan oleh at Tirmidzi dan dishahihkan oleh al Albani.

Terdapat perbedaan diantara kedua hadits itu dari beberapa sisi :

1. Bahwa hadits yang pertama menunjukkan keutamaan bagi orang yang melaksanakan shalat di masjid Nabi saw. Sedangkan hadits yang kedua menegaskan tentang hal itu yang dilakukan secara terus menerus dengan mendapatkan takbirotul iharam bersama imam di masjid mana pun. Dan tidak disangsikan lagi jika terus menerus itu dilakukan di masjid Nabi saw adalah lebih besar keutamaan dan faedahnya dan lebih berlipat ganda pahalanya.

2. Bahwa pahala yang dijanjikan didalam hadits pertama bergantung pada 40 kali shalat sedangkan didalam hadits kedua bergantung pada empat puluh hari, dan shalat empat puluh hari sama dengan 200 shalat.

3. Hadits kedua menerangkan didalamnya bahwa untuk mendapatkan pahala yang dijanjikan itu maka shalat itu harus berurutan berbeda dengan hadits pertama. (www.islamweb.net)

Wallahu A’lam

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Ustadz Menjawab

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang