Ustadz Menjawab

bersama Ust. H. Ahmad Sarwat, Lc.

Kirim Pertanyaan

Menunggu Buku Kumpulan Masalah Khilafiyah

Jumat, 11 Jan 08 11:11 WIB

Kirim teman

Assalamualaikum wr wb,

Ustadz yang dirahmati Allah SAW pertanyaan saya sebagai berikut:

Mengapa eramuslim tidak mengarang semacam buku kumpulan khiafiyah (pertentangan pendapat yang bersifat sama-sama syar'i) yang berangkat dari pengalaman di masyarakat Indonesia?

Setelah menjadi salah satu "fans" situs eramuslim beberapa bulan belakangan, saya menjadi faham bahwa berbagai pertentangan pendapat tentang Islam yang terjadi di masyarakat tidak perlu ditanggapi secara emosional, karena pendapat-pendapat tersebut memiliki dasar yang sama-sama syar'i.

Jadi, alangkah baiknya bila eramuslim menulis semacam buku kumpulan khilafiyah agar toleransi di antara umat Muslim di Indonesia menjadi kuat.

Wassalamualaikum wr wb

Nhlb

Jawaban

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas perhatian antum dan juga para pembaca Eramuslim. Jawaban-jawaban yang ada di situs ini sebenarnya belum bisa dikatakan sebagai sesuatu yang bisa memuaskan semua pihak. Karena biar bagaimana pun setiap orang pasti punya keterbatasan.

Kalau seandainya cukup berkenan di hati, tentu kita ucapkan alhamulillah. Walau pun pasti ada saja pihak yang mungkin kurang sependapat dengan jawaban-jawaban itu. Entah karena beda cara pandang, beda latar belakang atau barangkali juga beda manhaj fiqih.

Sebagaimana Al-Imam Asy-Syafi'i mengatakan, "Ridha an-naas ghaayatun la tudrak." Keridhaan semua manusia atas diri kita adalah tujuan yang tidak akan pernah tercapai. Kepuasan semua pihak pasti tidak akan pernah terjadi.

Cetak Buku Ustadz Menjawab

Sebenarnya niat ke arah sana sudah lama tertanam di hati. Bahkan teman-teman banyak yang menyarankanbukan saja dicetak dalam bentuk buku, tetapi juga dalam bentuk CD interaktif, rekaman video (VCD), siaran radio atau pun juga tampil di televisi.

Tapi kami sadar bahwa niat saja tentu tidak cukup. Harus juga diiringi dengan kerja lainnya. Dan semua itu butuh proses waktu yang tidak sederhana. Dan yang pasti, butuh kerjsama dengan berbagai pihak, terutama yang punya konsern terhadap tersebarnya ilmu dan agama Islam.

Bahan-bahannya memang boleh dibilang sudah ada, sebagiannya memang telah ada dalam database kami yang setiap hari secara online sudah bisa dibrowse.

Tetapi untuk membuatnya menjadi buku, atau media lainnya, tentubukan berarti bisa selesai hanya dengandicopy paste begitu saja. Untuk menjadi buku, tetap harus harus ada berbagai persiapan, mulai dari pemilihan judul, editing bahasa, penambahan rujukan, setting dan juga cetak. Terlebih lagi masalah biaya cetak dan peredaran.

Apalagi kalau mau dikemas dalam VCD atau siaran televisi, tentu persiapan dan sumber dayanya perlu lebih banyak.

Barangkali kalau ada di antara pembaca ada yang ingin mengajukan proposal kerjasama menerbitan kumpulan materi yang ada di rubrik ini, tentu kami akan dengan senang hati menerimanya.

Bukan Bisnis

Namun satu hal yang sejak awal menjadi cita-cita, semua ilmu ini alangkah baiknya bila tidak diorientasikan untuk semata-mata bisnis dan cari keuntungan. Agar judul besarnya tetap sesuai dengan idealisme awal, yaitu dakwah dan mengajarkan ilmu.

Oleh karena itulah ketika banyak pihak yang membuat 'pengakuan', bahwa materi-materi di rubrik ini dicopy paste lalu disebarkan baik lewat milis atau malah dicetak jadi majalah dinding, kami tidak pernah menyatakan keberatan. Justru kami bersyukur, sebab semakin banyak dibaca orang, semakin banyak juga yang bertambah ilmunya.

Dan tentu saja kami berharap agar semua itu bisa menjadi bagian dari apa yang disebut oleh Rasulullah, "Ilmun yuntafa'u bihi." Ilmu yang bermanfaat buat orang lain dan akan menjadi pahala yang mengalir terus hingga kita masuk liang kubur.

Terima kasih tentu saja kami sampaikan juga kepadaseorang saudara kamiyang telah membangun, memodali serta terus menerus membiayai situs eramuslim ini. Tentu setelah dukungan dari Allah, dukungan dana dari hamba Allah yang satu initelah menjadi darah segar dalam kehidupan Eramuslim. Sayang beliau tidak pernah mau disebutkan sosoknya. Biarlah nanti amalnya saja yang akan menjadi saksi di yaumil mahsyar. Toh buku catatan malaikat tidak pernah keliru.

Tidak lupa juga kami ucapkan kepada teman-teman dari dunia usaha yang ikut mendukung eramuslim ini dengan memasang iklan. Terus terang memasang iklan di situs eramuslim apalagi di majalah Eramuslim Digest bukan semata urusan bisnis duniawi, tetapi ternyata terkait juga dengan urusan bisnis dalam skala yang jauh lebih besar, yaitu bisnis ukhrawi.

Banyak orang yang agak sinis kalau sudah bicara bisnis ukhrawi, tetapi percayalah bahwa suadara kita yang tidak mau disebutkan sosoknya itu, kalau bisnisnya lagi agak seret, pasti sumbangan ke Eramusilmnya akan jauh diperbesar. Pengakuannya, nyumbang ke Eramuslim sama saja merogoh rezeki dari langit agar semakin besar tercurah. Itulah yang diakuinya di depan kami sejak 7 tahun berjalan ini.

Yang tidak percaya silahkan saja. Tetapi kami doakan semoga Allah SWT memberi keberkahan dalam usahanya, Amien.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatulahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Konsultasi Sebelumnya

Arsip

Registrasi | Login

Kontak | Redaksi | Iklan | Lowongan
© 2000-2008 eramuslim.com