Organisasi Negara Islam Potong Gaji Para Pejuang Hingga 50 Persen
Eramuslim – Seorang sumber lokal penduduk Suriah mengungkapkan bahwa organisasi Negara Islam kini memotong gaji dari setiap pejuang mereka di Irak dan Suriah, akibat dari kesulitan keuangan yang kini melanda organisasi.
Dalam keterangan sumber yang minta dirahasiakan identitasnya kepada Jaringan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia pada hari Selasa (19/01) kemarin mengatakan, “Karena keadaan luar biasa yang terjadi di seluruh wilayah organisasi, maka mereka sepakat untuk mengurangi uang gaji yang dibayarkan kepada mujahidin di seluruh lapisan struktur organisasi Negara Islam tanpa terkecuali.
Sumber tersebut melanjutkan, “Pemotongan ini hanya berlaku pada pembayaran gaji para mujahidin Negara Islam, akan tetapi pengiriman distribusi bahan pokok makanan akan berlangsung normal sebanyak 2 kali dalam sebulan.
Sementara itu di sisi lain, direktur Jaringan Observatorium Suriah, Rami Abdurrahman menduga bahwa pemotongan gaji mujahidin Negara Islam akibat dari pemboman sejumlah gudang penyimpanan uang milik organisasi, serta kilang minyak mereka yang kini menjadi target utama koalisi internasional dan Syiah-Rusia. (Sputnikarabic/Ram)