eramuslim

Asosiasi Islam Bosnia dan Herzegovina Kecam Keras Pelarangan Jilbab di Lingkungan Mahkamah Agung

jilbab 1Eramuslim – Asosiasi Islam Bosnia dan Herzegovina menyebut keputusan Mahkamah Agung mengenai pelarangan jilbab bagi para karyawan dilingkungan kerja sebagai bentuk diskriminatif dan sikap rasis yang bertentangan dengan hukum dan hak asasi manusia.

Dalam pernyataan resmi Asosiasi Islam Bosnia dan Herzegovina pada hari Rabu (27/01) kemarin mengecam keras peraturan tersebut, serta menyebutnya sebagai keputusan yang melanggar kebebasan dan HAM seperti yang dijamin dalam hukum internasional.

Senada dengan hal tersebut, anggota Dewan Serbia Roseja Jukiq mengkritik keras peraturan tersebut, dan meminta Asosiasi Islam Bosnia dan Herzegovina untuk mengajukan permohonan kepada Mahkamah Agung agar membatalkan kembali perturan tersebut.

“Meskipun kami adalah negara bebas, akan tetapi undang-undang di Serbia dan Kroasia membolehkan petugas pengadilan untuk memakai kalung salib selama mereka menjalankan tugasnya,” tutup Roseja Jukiq. (Rassd/Ram)