4 Tentara NATO Tewas Lagi di Afghanistan
Empat prajurit NATO di bawah pimpinan AS, kembali tewas dalam sebuah ledakan bom terpisah di Afghanistan selatan dan timur di tengah meningkatnya gelombang kekerasan di negeri yang dilanda konflik tersebut.
NATO mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Selasa kemarin (6/7) bahwa tiga tentara mereka tewas dalam serangan bom di Afghanistan selatan. Dan prajurit keempat juga tewas dalam sebuah ledakan bom di wilayah timur Afghanistan.
Seperti insiden-insiden sebelumnya, apabila ada prajurit NATO yang tewas, jarang NATO menyebutkan asal kebangsaan tentara yang tewas tersebut dan kali ini pun sama seperti sebelumnya.
Jumlah pasukan asing pimpinan Amerika yang tewas di Afghanistan tahun ini meningkat menjadi 335 orang dan tentunya jumlah ini adalah versi resmi NATO.
Juni adalah bulan paling berdarah bagi pasukan pimpinan Amerika di Afghanistan sejak awal invasi mereka ke negara itu pada tahun 2001, yang mencatat 102 kematian.
Militer AS sedniri telah memperingatkan bahwa pertempuran akan diintensifkan dalam bulan-bulan mendatang, dan tentunya akan menyebabkan kenaikan lebih lanjut dalam jumlah korban tewas.
Sekitar 140.000 pasukan Amerika dan NATO saat ini ditempatkan di Afghanistan. 10.000 pasukan diharapkan akan dikerahkan di sana dalam beberapa minggu mendatang.
Sembilan tahun setelah invasi ke AS negara itu, AS dan sekutunya di Barat belum membawa stabilitas di Afghanistan. (fq/prtv)