6 Wilayah Suriah Lainnya Dalam Blokade Rezim Syiah Assad (Bag.4)
Eramuslim – Setelah membahas 3 wilayah lainnya di Suriah yang menjadi objek pengepungan dan blokade tentara rezim Bashar A Assad beserta milisi Syiah di 3 artikel sebelumnya. Kini dibagian ke 4 redaksi Eramuslim akan mengulas wilayah ke 5 dan 6 yang luput dari perhatian dunia internasional.
Berikut 2 wilayah yang dimaksud;
Wilayah Al Tel (utara ibukota Damaskus)
Di blokade tentara rezim bersama milisi Syiah sejak bulan Juni tahun 2015 lalu, tidak ada informasi akurat mengenai berapa jumlah penduduk yang masih berada di sana ikut menderita akibat pengepungan.
Tidak banyak informasi terkait bagaimana keberadaan warga sipil di kota ini akibat benar-benar rapatnya blokade yang dilakukan.
Yarmouk, Daria, Mu’dhomiyah, Kanakar
Kamp pengungsian Yarmouk yang menjadi tempat pengungsian warga Palestina di Suriah sejak puluhan tahun yang lalu juga tidak lepas dari pengepungan dan blokade yang dilakukan tentara rezim pemerintah beserta milisi Syiah sejak bulan Desember tahun 2012.
Pengepungan ini menyebabkan ribuan warga Palestina yang berpindah akibat Nakbah Zionis Israel kembali mengungsi ke negara-negara terdekat menghindari perang yang bekecamuk di Suriah.
Tercatat bahkan Hamas dan Fatah berniat mengirimkan pejuangnya untuk melindungi warga Palestina dari keganasan perang saudara.
Sementara itu di kota Daria yang berada di selatan ibukota Damaskus telah dikepung tentara rezim Bashar Al Assad sejak tahun 2012 lalu. Tercatat sebanyak 2.200 orang tewas dalam perang yang akan memasuki tahun ke 5 dalam hitungan beberapa pekan lagi.
Tidak hanya kelaparan, setiap harinya warga sipil harus berhati-hati atas bom barel yang dijatuhkan helikopter tempur pemerintah ke kawasan padat penduduk dengan alasan dijadikan basis pergerakan pejuang revolusi.
Sedangkan di kota Mu’dhomiyah sebanyak 40 ribu warga sipil mulai kesulitan mendapat bahan makanan akibat pengepungan yang dilakukan oleh tentara rezim pemerintah Bashar Al Assad selama setengah bulan.
Dan kota Kankar di wilayah selatan ibukota juga mengalami nasib yang tidak jauh berbeda dengan kota Madaya setelah diblokade sejak bulan Maret tahun 2015 lalu. (Anatolia/Ram)