Ada tiga macam koruptor menurut Angelina Sondakh dalam menerima suap, apa saja?

Ada tiga macam koruptor menurut Angelina Sondakh kala penerimaan suap (Instagram @angelinasondakh09)
Di sisi lain, ada koruptor yang korupsi lebih banyak dibandingkan Angelina Sondakh. Dari sini ia mengatakan bahwa penyelewengan itu ada tiga macam sesuai jenis suapnya. Ada pungutan liar, penerimaan barang dan main dana anggaran.
Tindakan penyelewengan yang dilakukan Angelina Sondakh termasuk penerimaan barang. Menurutnya sampai saat ini tidak ada bukti rekening bahwa ia telah mengeluarkan uang miliaran.
"Aku terus terang kalo big purchase aku bukan orang yang mau beli barang terlalu mahal tapi kalau aku dikasih, iya," kata istri Adjie Massaid yang dikutip Hops.ID pada Senin, 23 Mei 2022 dari YouTube Prestige Productions.
"Pokoknya aku nginjek kaki orang, ketemu gue satu Hermes gitu kan jadi makanya ketika gua diberitain Angelina online shopping sampe hari ini gak ada rekening yang membuktikan gue belanja online bermiliar-miliaran yang ada tuh barang-barang gue betul-betul ada dengan nginjek kaki orang," ujarnya.
"Aku gak pernah mau complain dengan nasib orang bahkan dengan Peraturan Pemerintah 99 yang telah diperbaharui turun sekarang dengan adanya sedikit keringanan. Aku bilang yaudah bukan rejeki gue kenapa gue harus pikirin toh gua juga udah jalanin gitu, ‘kan," kata Angelina Sondakh.
Puteri Indonesia 2001 ini, melihat dari sudut pandang lain dari apa yang sudah dia alami. Dari masa penahanan 10 tahun, ia mendapatkan pelajaran yang dipetik selama masa hukuman dan ada manfaatnya secara tak kasat mata.
"Orang bilang itu gila ya itu gak fair, for me it's fair enough karena aku dapat perbedaan perspektif, kata. Aku belajar banyak dari banyak orang. Aku belajar dari orang-orang yang mungkin kita ngeliatnya sekarang di bawah," ucapnya.
"Maksud hati aku gak mau drama sana, drama sini, harus begini, harus begitu kalau dulu cari suara, kursi ya kan," ujarnya.
Kini dari usaha yang halal Angie mendapatkan penghasilan tiga kali lipat jika dibandingkan sebelum ia masuk rutan. Walaupun di awal butuh perjuangan untuk membangunnya.
"Alhamdulillah ya jadi percaya aja guys rejeki gak ke mana, yang awalnya pertamanya capek insyaallah spending kita berkurang akhirnya aku gak pernah matok harga tapi aku punya selalu satu hari di mana aku giving away jadi ada Jumat barokah di mana gak perlu bayar sesuai dengan pembelinya," syukurnya (HOPS)