Akbar Faizal: Ndasmu!

eramuslim.com - Presiden Prabowo Subianto menjadi sasaran kritik tajam di media sosial, terutama di platform X (Twitter), usai pidatonya dalam acara HUT Partai Gerindra ke-17 di Sentul, Bogor, pada Sabtu, 15 Februari 2025.
Bukan hanya seruannya "Hidup Jokowi!" yang menuai perdebatan, tetapi juga ucapannya "ndasmu" yang dianggap kasar dan tidak pantas diucapkan oleh seorang presiden.
Dalam pidatonya, Prabowo membahas struktur kabinetnya yang dianggap terlalu besar. Ia membandingkannya dengan Timor Leste, yang memiliki jumlah penduduk kurang dari 2 juta tetapi tetap memiliki 28 menteri.
"Kabinet ini kabinet gemuk, terlalu besar, ndasmu," ujar Prabowo.
Pernyataan ini langsung memicu respons keras di media sosial. Banyak yang menilai bahwa Prabowo terlalu anti-kritik dan tidak etis dalam berbicara sebagai kepala negara.
Di media sosial X, kritik terhadap Prabowo semakin memanas. Politikus senior Akbar Faizal ikut menyindir Prabowo dengan cuitan pendek yang meniru ucapannya.
"Ndasmu!" tulis Akbar Faizal di akun @akbarfaizal68.
Selain itu, beberapa warganet juga mengecam sikap Prabowo yang dianggap terlalu membela Jokowi, hingga ada yang menyarankan agar ia tidak lagi mengklaim dirinya berjuang demi rakyat.
"Pak @prabowo, lain kali tidak usah bilang 'Saya Rela Mati Demi Rakyat'. Ganti saja dengan 'Saya Rela Mati Demi Jokowi'. #IndonesiaGelap," tulis seorang pengguna X.
Pidato Prabowo yang dianggap terlalu mengagungkan Jokowi semakin memperkuat sentimen di media sosial, dengan banyak warganet mempertanyakan independensinya sebagai presiden baru.
(Sumber selengkapnya: Disway)