Aktivis Kristen Berterima Kasih kepada Muslim yang Lebih Menghormati Yesus Dibandingkan Orang Kristen Sendiri

eramuslim.com - Seorang aktivis Kristen, Daniel F. Prinsloo, menyampaikan apresiasinya kepada komunitas Muslim yang telah menunjukkan penghormatan tulus terhadap Yesus Kristus.
Dalam sebuah tulisan yang diunggah di media sosial X, aktivis tersebut menyoroti sikap umat Muslim yang dianggap lebih vokal dalam menghormati Kristus dibandingkan banyak orang Kristen sendiri.
"Sebagai seorang Kristen, saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk berterima kasih kepada umat Muslim yang telah menunjukkan rasa hormat dan penghormatan yang tulus kepada Yesus Kristus. Kalian membuat suara kalian terdengar lebih lantang daripada banyak orang Kristen ketika Kristus dihina dan dihujat untuk dilihat semua orang," tulisnya.
Aktivis ini juga menyerukan kepada dunia Kristen untuk menyadari siapa sekutu sejati mereka, dan siapa yang membenci Kristus serta Kekristenan.
"Dunia Kristen perlu menyadari siapa sekutu kita, dan siapa yang membenci Kristus dan Kekristenan," ujarnya.
Ia menuduh bahwa ada kelompok tertentu yang secara terbuka membenci Kristus dan para pengikutnya, serta menjadi kekuatan utama di balik upaya denigrasi terhadap Kristus.
"Kelompok yang tidak disebutkan namanya, selain yang disebut sebagai 'yang terpilih', adalah kekuatan pendorong di balik perendahan terhadap Kristus karena kebencian mereka yang terang-terangan terhadapnya dan para pengikutnya. Namun, banyak orang Kristen yang rela membungkukkan badan mereka dan bahkan mengingkari Kristus demi menyenangkan 'orang-orang terpilih' ini," tulisnya lebih lanjut.
Aktivis tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman non-religius yang menunjukkan lebih banyak cinta dan penghormatan terhadap iman Kristen dibandingkan banyak orang dalam gereja sendiri.
"Saya juta berterima kasih kepada teman-teman non-religius di X (sebelumnya Twitter), yang menunjukkan lebih banyak cinta dan rasa hormat terhadap iman Kristen dibandingkan banyak orang di gereja. Itu membuat anda menjadi saudara dan saudari saya. Kita memiliki banyak pekerjaan di depan kita saat kita tetap fokus pada Gaza. Masih banyak yang harus kita kerjakan sambil terus fokus pada Gaza. Kita semua bersatu karena api kebaikan dan kebebasan sejati membara dalam diri kita, untuk menjadi suara Palestina yang sedang menderita saat ini," tulisnya.
"Setelah berpuluh-puluh tahun indoktrinasi dan propaganda Zionis, sebagian besar dunia Kristen tetap secara tidak sadar bersikap Islamofobia. Kemungkinannya orang-orang Kristen ini bahkan tidak pernah bertemu atau berbicara dengan seorang Muslim sepanjang hidup mereka" tambahnya.
Pesan aktivis ini datang di tengah ketegangan yang sedang berlangsung di Gaza, di mana banyak warga sipil mengalami penderitaan akibat konflik yang berkepanjangan. Ungkapan rasa terima kasih ini mencerminkan solidaritas lintas agama dan pandangan bahwa persatuan dalam menghadapi ketidakadilan adalah kunci untuk mencapai perubahan positif.