American Psychological Association: Trump Sebabkan 57% Warga AS Khawatirkan Masa Depan
Eramuslim – Untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun terakhir masyarakat Amerika Serikat merasakan kekhawatiran terhadap masa depan dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh American Psychological Association dan lembaga peneliti NRP.
Iklim politik setelah terpilihnya Trump sebagai Presiden AS ke 45 menjadi penyebab utama 57% kekhawatiran warga Amerika dalam jajak pendapat yang dilakukan NRP dan American Psychological Association sepanjang bulan Januari kemarin.
Sebanyak 66% responden khawatir akan masa depan mereka, dan menyebut pemilu 8 November lalu telah menyebabkan kerenggangan besar di kalangan masyarakat Amerika Serikat.
Dalam surveinya NRP melakukan jajak pedapat terhadap 1.109 orang responden desawa dimulai dari usia 18 tahun.

Dalam konteks terkait, Dr. Lin Bovka, seorang psikiater kenamaan Amerika mengatakan bahwa akses berita berkelanjutan melalui sarana komunikasi sosial, televisi dan sumber-sumber lainnya, akan ikut menjadi kontributor signifikan dalam meningkatkan kadar stress masyarakat.
Dr. Lin Bovka memperingatkan bahwa paparan stres yang konstan dapat meningkatkan risiko paparan masalah kesehatan yang serius dalam jangka panjang, termasuk obesitas, penyakit jantung, depresi dan kecemasan.
Dr. Lin Bovka meminta masyarakat untuk melakukan hal-hal menyenangkan menurut hobi mereka dan menjauhi sesuatu yang dapat menyebabkan kecemasan dan ketegangan. (Rassd/Ram)