Anies Baswedan Ceramah di UGM, Raja Juli Sindir: Masjid Tempat Sindir Politik

eramuslim.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyoroti ceramah Anies Baswedan yang disampaikan di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dalam unggahan di akun X pribadinya, Raja Juli mengkritik penggunaan masjid sebagai tempat untuk menyampaikan sindiran politik.
“Masjid tempat ibadah❌
Masjid tempat sindir politik✅,” tulisnya, dikutip pada Rabu (5/3/2025).
Ia juga menambahkan, “Ceramah Penuh Sindirian Dari Anies Baswedan di Masjid Kampus UGM.”
Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menjadi sorotan setelah menyampaikan ceramah dalam Kuliah Umum Ramadhan di Kampus UGM pada Senin (3/3/2025).
Berbeda dari ceramah pada umumnya, Anies mendapat perhatian karena beberapa pernyataannya dinilai mengandung sindiran. Salah satunya terkait perbandingan antara pembangunan manusia dan infrastruktur.
"Untuk urusan pembangunan manusia, waktunya tidak bisa lima tahunan. Kalau ekonomi, infrastruktur bisa," kata Anies.
Ia juga menyinggung proses pembangunan yang berlangsung cepat dibandingkan dengan aspek lain, termasuk kondisi di kampus UGM.
"Bikin jembatan satu tahun selesai, bikin gedung Gelanggang Mahasiswa itu cepet selesai. Pangling soalnya. Gelap juga ya di situ," sindirnya.
"Iya saya pas lewat situ UGM kok gelap yah. Awas lo kalau jadi #UGMgelap, masalah itu," tambahnya.
Selain itu, Anies turut menyinggung proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menurutnya memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan pembangunan infrastruktur lain.
"Nah, membangun itu cepat. Membangun bandara cepat, yang agak lama itu membangun ibukota. Itu agak lama itu," ucapnya.
(Sumber: Fajar)