Arief Poyuono: Prediksi Saya, PSI 2029 Bubar

eramuslim.com - Langkah Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang merekrut sebelas kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke dalam Tim Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 Kementerian Kehutanan mendapat kritik dari Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN, Arief Poyuono.
Melalui akun X @bumnbersatu, Arief menanggapi unggahan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi, yang sebelumnya juga mengkritik keras keputusan tersebut.
Dalam unggahannya, Islah Bahrawi menyoroti PSI yang selama ini mengusung citra sebagai partai antikorupsi, tetapi justru dianggap melestarikan praktik nepotisme.
"Sampai tahun jebot, nih prediksi saya, partai ini (PSI) tidak akan pernah lolos ke Senayan," tulis Arief Poyuono membalas postingan Islah Bahrawi, Minggu, 9 Maret 2025.
Masuknya kader PSI ke dalam Tim FOLU Net Sink 2030 menimbulkan kecurigaan terkait kemungkinan adanya kepentingan politik di balik kebijakan tersebut. Sebagai partai yang tidak memiliki pengalaman dan rekam jejak di bidang lingkungan hidup, keterlibatan PSI dalam struktur tim ini pun dipertanyakan.
Arief bahkan memprediksi bahwa masa depan partai berlambang mawar merah tersebut akan semakin suram dan kemungkinan besar tidak akan bertahan lama.
"Mungkin 2029 udah bubar," sindir Arief Poyuono.
Sebagai informasi, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang juga menjabat sebagai Sekjen PSI telah mengangkat sedikitnya sebelas kader PSI untuk bergabung dalam Tim FOLU Net Sink 2030 Kemenhut. Lembaga ini mendapatkan pendanaan melalui hibah Norway Contribution yang disalurkan melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).
Struktur Tim FOLU Net Sink 2030 sendiri diatur dalam Keputusan Menteri Kehutanan (Kepmen) No. 32/2025. Dalam keputusan tersebut, sebelas kader PSI tercatat sebagai bagian dari tim dengan honor berkisar antara Rp20 juta hingga Rp50 juta per bulan.
(Sumber selengkapnya: RMOL)