eramuslim

Bencana Banjir dan Longsor di Sumbar: 41 Orang Meninggal Dunia

Banjir merusak jalan negara di Silaiang, Sumatera Barat

eramuslim.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menjelaskan sebanyak 41 orang meninggal dunia hingga penutupan data per tadi malam (Minggu, 12/5/2024) akibat bencana banjir lahar hujan dan longsor Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar).

Pembentukan posko utama dinilai dapat memaksimalkan alur koordinasi penanganan dampak bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah di Sumbar.

“Posko utama akan didirikan hari ini juga, penetapannya dilakukan pada saat rapat koordinasi dipimpin Kepala BNPB di Padang,” kata dia, Senin (13/5/2024), dilansir Antara.

Ilham dari BPBD Sumbar menyatakan, data pasti belum rinci, masih dalam pendataan petugas.

Beberapa korban dilaporkan hilang, tim gabungan terus mencari di daerah terdampak. Daerah terdampak banjir meliputi Sungai Pua, Bukik Batabuah, Kubang Putiah, dan lainnya.

Juga, Batipuah, Singgalang X Koto, Limo Kaum, Koto Laweh, Ai Angek X Koto. Serta Silaiang Bawah, Kelurahan Pasar Usang, dan Batas Kota di Padang Panjang.

Banjir merusak jalan negara di Silaiang, beberapa jembatan putus, dan rumah warga terendam.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, meninjau lokasi bencana di tiga daerah pada Minggu pagi. Beliau menyampaikan belasungkawa dan mengimbau warga untuk waspada saat hujan lebat.

Mahyeldi akan berkoordinasi dengan semua pihak untuk memulihkan fasilitas umum yang rusak.

 

(Sumber: Pojoksatu)