Derek Manangka: Perjelas Status Kepemilikan Lion Air…

Eramuslim.com – Kalau benar perusahaan penerbangan Lion Air bukan milik pengusaha Indonesia Rusdi Kirana, melainkan kepunyaan pengusaha Singapura, maka fakta ini merupakan sebuah persoalan besar dan pelanggaran serius. Menyatu di dalamnya pelanggaran etika, baik dari segi bisnis maupun dari sudut kejujuran.

Oleh sebab itu untuk tidak terlanjur menimbulkan spekulasi dan tanda tanya, harus ada klarifikasi atau kejelasan dari berbagai pihak.

Yang patut memberiklan klarifikasi, Kementerian Perhubungan RI, Rusdi Kirana sebagai pihak yang mengaku selaku pemilik dan tentu yang terakhir pengusaha atau pihak Singapura yang dicurigai bersembunyi di ruang kebohongan.

Klarifikasi ini penting oleh karena beberapa hal. Seperti berhasilnya Lion Air menguasai bandara militer Halim Perdana Kusumah, telah menimbulkan kecurigaan publik terhadap institusi TNI AU.

Lembaga negara yang merupakan salah satu pilar dan sayap penjaga kedaulatan udara Indonesia, diakali oleh para pakar pebinis. Dan TNI AU yang para pemimpin atau pimpinannya bukanlah ahli dagang dan bisinis, berhasil diperdaya oleh Lion Air. Namun yang disorot dan dikritisi sekarang adalah lembaga negara itu sendiri. Pimpinan lembaga TNI AU ini mungkin sebentar lagi akan dimintai pertanggung jawabannya.