Fahri Hamzah ‘Makanan’ Intelijen

Bagi pemilik kekuasaan, sosok karakter seperti Fahri Hamzah adalah prioritas utama untuk dicari cara pembungkaman atau minimal diamputasi kemampuan daya jelajahnya

Dengan diamputasi kemampuan jelajahnya, maka daya influencer (kemampuan mempengaruhi) yang dimiliki olehnya akan berkurang

Menurut Sofjan Lubis karakter seperti Fahri Hamzah tentu harus dipisahkan dan dikeluarkan dari sumber kekuatannya agar potensi daya ledaknya tidak membahayakan

Intelijen memiliki kemampuan serta perhitungan terukur, bagaimana caranya “memperhitungkan” satu sosok karakter Fahri Hamzah

Opsi memisahkan serta mengeluarkannya dari potensi kekuatan basis aslinya bisa menjadi solusi jitu

Berharap kedepannya, daya jelajah serta influencer (kemampuan mempengaruhinya) teramputasi

Mengibaratkan, magnet yang memiliki potensi penggerak untuk meledak sudah barang tentu harus dijinakkan, apabila tidak mampu dijinakkan maka keluarkan dirinya dari basis kekuatannya

Dalam dunia intelijen, tidak ada istilah mantan intelijen, SOP intelijen adalah sampai akhir hayat dan dalam dunia intelijen tidak ada namanya intelijen oposan pemerintah, karena intelijen adalah aset negara sampai kapan pun

Sofjan Lubis memberitahukan, banyak sudah bagian intelijen didalam partai politik, sengaja ditanam dan di biarkan hidup untuk tumbuh demi agenda penggalangan dan sebagainya kedepannya

Sementara partai politik pun kini harus selaras dan sesuai kepentingan dari KPK (sebuah lembaga yang bergerak lebih banyak dalam dunia intelijen)

Bisa jadi sebuah penyelarasan agenda antar kepentingan intelijen antar lembaga tentang Fahri Hamzah

Pernyataan sosok pembeda dan berani seperti Fahri Hamzah ibarat pernyataan yang dinilai mendistorsi nama kelembagaan seperti KPK

Sementara secara tersirat, KPK saat ini adalah produk politik yang kehadirannya dibutuhkan sebagai kepanjangan tangan politik sejumlah pihak termasuk tangan kekuasaan yaitu intelijen

Pernyataan Fahri Hamzah yang dikuatirkan menjadi influencer (mempengaruhi) untuk lahirnya gerakan pembubaran lembaga produk dan kepentingan politik kekuasaan seperti KPK

Mengamputasi serta mengeluarkannya sosok Fahri Hamzah dari basis potensi kekuatannya bisa jadi opsi solusi paling jitu

Karena mendistorsi lembaga seperti KPK, tentu bisa jadi akan berbuah perlawanan (dari kekuatan di KPK) untuk mendistorsi balik basis kekuatan Fahri Hamzah yaitu partai politik nya

Sosok seperti Fahri Hamzah memang menjadi sosok pembeda, berani, penggerak hingga influencer

Pantas saja, dalam waktu singkat tanpa mesin politik partai yang ada, Fahri Hamzah masih mampu menjadi pioneer tumbuhnya acara-acara yang menampilkan pendekatan ide serta gagasan calon pemimpin negeri seperti acara ngopi bareng awal sebuah revolusi

Sosok karakter yang mampu menjadi magnet dan influencer

Sayang memang, kini harus diamputasi dan dikeluarkan dari basis politiknya sendiri (potensi kekuatannya)

Mungkin itu adalah realita dari resiko perjuangan, untuk menjadi sosok karakter pembeda, berani, oposan, serta influencer

Namun, minimal negeri ini telah mencatatkan, ada sosok berkarakter seperti Fahri Hamzah, yang mungkin lahir dan ada dalam satu kali sejarah peradaban negeri

Fahri Hamzah sosok karakter “makanan” intelijen

@bang_dw

(glr)