18 Tewas dan 70 Lainnya Terluka dalam Ledakan Bom di Irak

Puluhan warga Irak tewas dan cedera dalam beberapa ledakan di kota utara Irak Kirkuk, sumber polisi lokal mengatakan.

Setidaknya 18 orang tewas dan 70 lainnya terluka setelah dua bom meledak secara terkoordinasi di Kirkuk pada hari Kamis ini (19/5), AFP melaporkan.

Polisi Kirkuk Kapten Salam Abdul Zangana mengatakan 53 orang juga terluka dalam ledakan tersebut, yang ledakan kedua meledak pada saat petugas polisi bergegas keluar dari kompleks untuk menyelidiki ledakan yang pertama.

Ledakan ketiga terjadi sekitar 45 menit kemudian melukai delapan orang lainnya, Zangana mengatakan. Bom itu menargetkan patroli polisi di dekat masjid dan jalan menuju ke rumah sakit Kirkuk.

Terletak 180 mil (290 kilometer) sebelah utara Baghdad, Kirkuk telah menjadi flashpoint ketegangan etnik selama bertahun-tahun antara Kurdi, Arab dan Turkomen yang masing-masing mengklaim kota yang kaya minyak sebagai milik mereka.

Kolonel Polisi Sherzad Mofari Zangana mengatakan bom pertama meledak di tempat parkir di luar markas polisi pada pukul 09:00 pagi waktu setempat.

Beberapa menit kemudian, ketika polisi bergegas keluar kompleks, sebuah mobil di dekatnya yang dipasang bahan peledak tiba-tiba meledak, Mofari menjelaskan.(fq/ap)