Seorang menteri perang baru telah ditunjuk oleh organisasi al-Qaidah di Irak setelah pada bulan lalu dua pemimpin tertinggi mereka tewas, lapor kelompok yang biasa memonitoring internet untuk mengawasi gerakan-gerakan jihad SITE, melaporkan pada hari Jumat kemarin (14/5).
Organisasi intelijen SITE yang berbasis di AS mengatakan bahwa Negara Islam Irak (ISI), cabang al-Qaidah di negara itu, telah mengangkat menteri perang baru mereka, dalam sebuah pernyataan yang dimuat di forum jihad di internet.
Menteri perang baru tersebut diidentifikasi bernama al-Nassir Lidien Illah Abu Sulaiman, pendukung Iman kepada Allah, Abu Sulaiman," menurut laporan SITE.
Pada tanggal 18 April lalu, dua komandan al-Qaidah Irak, Abu Umar al-Baghdadi dan Abu Ayub al-Masri, tewas dalam baku tembak ketika pasukan gabungan Irak-AS menggerebek safehouse mereka di wilayah utara Baghdad.
Baghdadi adalah pemimpin politik dari kelompok Al-Qaidah di Irak sementara Masri, seorang militan Mesir, adalah menteri perang untuk negara Islam Irak.
"Negara Islam Irak sebelumnya tidak mengumumkan pengganti komandan-komandan mereka yang telah tewas," kata SITE, Jumat.(fq/aby)





