free hit counters
 

Diserang IS, Ketakutan Membuat Ratusan Tentara Syiah Irak Terperangkap dan Kocar Kacir di Kamp Saqlawia

Redaksi – Senin, 26 Zulqa'dah 1435 H / 22 September 2014 09:13 WIB

iraqi-soldiers-300x195Ratusan tentara Irak terjebak dan kocar kacir pada hari Minggu setelah mereka diserang jihadis IS di sebuah pangkalan militer di Irak barat, kata para pejabat militer. Jihadis  Negara Islam mampu lakukan penyerangan meskipun serangan udara AS menghajar wilayah basis basisnya.

Setidaknya 820 tentara Irak terjebak ,  di Kamp Saqlawia , sebelah utara kota Irak , Fallujah. Kamp tersebut  diserang  lima bom  pada hari Minggu sore, kata Letnan Kolonel Ihab Hashem, wakil komandan  Angkatan Darat Irak divisi 8 yang berada di kamp. Ia katakan , dua pembom IS melaju dpenuh dengan bahan peledak dengan kendaraan lapis bajanya dan tiga jihadis  lainnya meledakkan bom, katanya.

Sehingga lima batalyon Tentara Irak telah terjebak  tanpa persediaan logistik terkurung selama enam hari setelah jihadis Negara Islam merebut sebuah jembatan yang merupakan rute menuju akses terakhir ke kamp tentara Irak. Tentara Irak  mengatakan mereka terpaksa  merebus air dari sungai berlumpur untuk pertahankan hidup, dan kehabisan amunisi.



“Kami kehilangan kendali,” kata Hashem setelah  NegaraIslam menguasai  pangkalan militer tersebut. “Kita tidak bisa berkumpul walau hanya  bergerak mundur. Beberapa dari kami telah mati, yang lain masih terperangkap. “

Dia mengatakan para tentara mundur dengan  meninggalkan kendaraan mereka dan melintasi wilayah musuh dalam peleton kecil untuk menghindari deteksi.

“Sebagiannya masih menyeberang, mereka berjalan melalui pohon-pohon dan rumah-rumah mencoba untuk bersembunyi dari para pemberontak (IS).”

Paravtentara Syiah Irak khawatir mereka akan menjadi korban yang akan diperlakukan sama persis pada saat jihadis Negara Islam telah melakukan eksekusi massal patas asukan Irak yang  tertangkap di juni  lalu – dimana sekitar 1.700 tentara tewas di Camp Speicher di dekat kota utara Tikrit selama  bulan Juni . (JL/KH)

Dunia Islam Terbaru