free hit counters
 

Emanuel-Netanyahu-Obama: Tiga Poros Israel-AS

Saad Saefullah – Kamis, 16 Jumadil Akhir 1430 H / 11 Juni 2009 14:22 WIB

Benjamin Netanyahu di Israel dan Rahm Emanuel di Amerika berasal dari alam yang sama. Keduanya adalah putra dari dua orang laki-laki yang berhaluan sangat kiri di dunia umum, namun disebut golongan kanan di Israel. Ayah keduanya adalah anggota Irgun, sebuah kelompok elit rahasia dalam militer Israel.

Baik Netanyahu di posnya sebagai perdana menteri Israel, atau Emanuel sebagai penasihat gedung putih AS telah membuktikan dirinya sebagai abdi sejati bagi Israel, selain juga Netanyahu pernah tergabung dalam unit komando elit militer Israel, dan Emanuel sebagai relawan untuk Israel selama Perang Teluk.

Netanyahu dan Emanuel pun mempunyai kesamaan yang lain, yaitu keduanya mempunyai saudara dengan garis yang sama persis. Yoni, kakak kandung Netanyahu adalah komandan dalam milter Israel, sedangkan Ari, adik kandung Emanuel adalah seorang tokoh penting di Hollywood yang menghasilkan uang tak terhingga. Emanuel tumbuh besar di Chicago, tetapi setiap panas, ia berlibur ke Israel. Sedangkan Netanyahu besar di Israel, namun menghabiskan masa sekolah menengah atas dan kuliah di AS. Kedua lelaki ini sama persis di semua hal; dan keduanya sama-sama takabur. Keduanya adalah politisi yang memiliki madhzab tak mau kalah.

Mereka sudah hampir seperti saudara. Jadi dalam hal ini, sudah tak mungkin bagi keduanya berseberangan pendapat. Emanuel, sebagai kepala staf Obama, tak akan pernah mempertanyakan Israel. “Rahm Emanuel mempunyai peranan besar, tak diragukan lagi.” Ujar seorang administrator senior di gedung putih. “Dia memegang semua isu dan sejarah isu itu sendiri. Ia adalah kepercayaan penuh presiden (obama).”

Kemampuan luar biasa Emanuel dalam menangani Timur Tengah sudah tak bisa disangkal lagi. “Ia seperti Nixon yang perngi ke China.” Komentar Rep. Jane Harman, anggota senior Kaukus Demokrat, di mana Emanuel menjabat sebagai kepalanya sampai menit terakhir, “ Dia bisa sangat lugas dalam caranya, sesuatu yang tak bisa dilakukan oleh siapapun.”. William Daroff, yang memimpin gedung utih dalam Komunitas Yahudi AS meenyebut Emanuel sebagai “senjara rahasia Obama.” Daroff mengatakan kepada Newsweek bahwa Emauenl memiliki pengertian membabi buta terhadap politik Israel. Status Emanuel sebagai seorang kelahiran asli Amerika memberikan kesan mendalam dan khusus pada Yahudi yang menangani Obama—seseorang yang pro-Israel.



Seperti juga Netanyahu yang begitu banyak memberi untuk Israel, Emanuel memiliki banyak ekspektasi dari banyak orang. Ia meyakinkan media bahwa anak kandungnya yang berprofesi sebagai dokter di Chicago, adalah seorang pro-Israel yang memerangi Obama.

Tapi Emanuel juga sudah terbukti sangat pragmatis. Sejak Januari silam ia meletuskan ide tentang Palestina. Ia sudah memeringatkan para pemimpin Yahudi: jika semua berjalan tak sesuai rencana, maka tak seorang pun di Gedung Putih akan lagi berbicara dengan Israel. Bahkan sejak November 2003, Emanuel yang mendorong konsep pencetusan dua negara untuk Palestina dan Israel, sebagai sebuah bentuk keuntungan tak terhingga bagi kaumnya di kemudian hari. Posisi Emanuel sekarang juga digadang-gadang sebagai seseorang yang mampu menurunkan tensi pikiran publik terhadap AS akibat ahlaq buruk presiden sebelumnya yang doyan perang, George Bush. Ia adalah kepala mandor pemadam kebakaran di istana yang dibangun Obama.

Sejarah pernah mencatat bahwa rakyat AS pada tahun 1991 keberatan terhadap George Bush senior ketika ia mengirimkan bantuan senilai $10 miliyar untuk Israel agar bisa membangun pemukiman. Waktu itu yang menjadi perdana menteri Israel adalah Yitzhak Shamir. Yitzhak kemudian berkata, “Sangat penting untuk mendapatkan pesan yang jelas dari AS untuk para pepimpin Israel, karena presiden AS kemudian bisa mendatangi konstitusinya dan megnatakan, ‘ayolah, saya tahu ini keputusan sulit, dan saya pun tidak menyukainya. Tapi rekan dekat kita menginginkan kita melakukan hal ini, jadi kita memang perlu melakukan hal ini’.” Dan Rahm Emanuel adalah rekan dekat Israel yang akan membuat Barack Obama mengirimkan pesan serupa di masa sekarang, karena Emanuel adalah rekan dekat Netanyahu. (sa/nswk)

Dunia Islam Terbaru