Ikhwan Tuduh Sisa Rezim Mubarak Lakukan Provokasi Sektarian

Jamaah Ikhwanul Muslimin menuduh sisa-sisa rezim mantan presiden Hosni Mubarak telah mencoba untuk memprovokasi perselisihan dan ketegangan sektarian antara Muslim dan Kristen yang terjadi baru-baru ini.

Dalam pernyataannya Ikhwan mengatakan bahwa antek mantan rezim yang berkuasa sedang mencoba untuk membangkitkan perselisihan sektarian, dan berusaha mengambil keuntungan dari insiden tersebut, merujuk pada insiden pembakaran dan penghancuran sebuah gereja di provinsi selatan Helwan, lapor kantor berita Jerman.

Pernyataan itu menuduh apa yang mereka sebut sisa-sisa dari mantan teknik rezim yang berkuasa sedang ‘bekerja’ untuk memicu hasutan dan kebangkitan tribalisme dan sektarianisme dan lainnya dalam rangka mengganggu ketenangan rakyat dan bangsa, menambahkan bahwa taktik memecah belah ini telah diterapkan di seluruh Mesir oleh sisa-sisa rezim Mubarak.

Jamaah Ikhwan juga menyerukan kepada Dewan tertinggi angkatan bersenjata untuk segera memenuhi komintmen dan janji mereka dalam menstabilkan negara dan membentuk pemerintahan sipil.(fq/imo)