Selama shalat Jumat di Tahrir Square yang diikuti oleh ribuan warga Mesir, seorang imam menyerukan adanya pembentukan pasukan relawan sebanyak 3 juta tentara untuk membantu angkatan bersenjata memulihkan keamanan dan melindungi perbatasan Mesir.
Ulama Islam yang juga seorang Imam, Muhammad Farahat, memuji peran angkatan bersenjata dalam melindungi revolusi, tetapi mengatakan keputusan baru-baru ini dari dewan militer yang berkuasa, mencerminkan adanya inkonsistensi dan pertentangan di mata rakyat Mesir.
Dia mengatakan pembentukan tentara rakyat hanya akan melayani tujuan defensif dan hanya akan peduli dengan keamanan internal.
Dia juga menyerukan agar terbentukanya pemerintah sipil dan menekankan bahwa persatuan nasional antara Muslim dan Kristen adalah salah satu katup pengaman negara.
Farahat juga menegaskan dengan mengatakan bahwa Islam sendiri mengakui adanya negara sipil. (fq/almasryalyoum)





