free hit counters
 

Islamic Center diLondon Utara ‘Dibakar’ Islamphobia

Redaksi – Kamis, 26 Rajab 1434 H / 6 Juni 2013 10:05 WIB

Mosque arson LondonIslamic Center  di London utara hancur dalam kebakaran yang mencurigakan pada Rabu, 5 Juni , mengejutkan komunitas Muslim di Inggris.

“Kami kaget , dan itu sangat menyedihkan,” kata Ahmed Ali, yang bekerja di Islamic Centre Al-Rahma di Muswell Hill, London Evening Standard.

“Kami shock bahwa hal ini terjadi di masyarakat kita, tetapi kejadian itu tidak akan menghentikan kita.

“Semua warga di sini menunjukkan solidaritas hari ini dan telah mengundang kita untuk minum kopi dan bertanya bagaimana mereka dapat membantu kami untuk  membangun kembali.”

Sebuah kobaran api benar-benar menghancurkan pusat Islam berlantai dua pada hari Rabu.

Sebuah grafiti bertuliskan “EDL” dicat di dinding  bnagunan yang terbakar, mengacu pada Partai sayap kanan Liga Pertahanan Inggris.

“Kami semua terkejut oleh apa yang telah terjadi,” kata Ali Abu, 30, dari amal BritSom (British –Somalia), kepada harian The Daily Mail.

“Kami mengutuk serangan ini.

“Situasinya sangat serius saat ini. Kami terkejut dan sangat sedih oleh serangan ini terhadap masyarakat yang damai. “

Pembakaran itu muncul beberapa hari setelah pembunuhan seorang tentara Inggris dalam serangan parang oleh dua bertobat asal imigran.



“Kami merasa ngeri juga atas kematian Drummer Lee Rigby. Kami masyarakat yang damai, tetapi orang-orang yang melakukan ini (pembakaran Islamic Center) dengan kebencian yang amat sangat, “kata Ali kepada London Evening Standard.

Serangan atas masjid dipandang sebagai episode terbaru dalam anti-Muslim sejak serangan Woolwich.

“Mengingat lokasi ini dekat dengan Woolwich, dan ini pusat kegiatan islam dan terlihat juga coretanEDL pada dinding Masjid , ada kemungkinan kuat bahwa ini adalah serangan anti-Muslim,” kata Fiyaz Mughal, dari Faith Matters, sebuah kelompok yang memonitor kebencian anti-Muslim.

EDL, memang terkenal akan anti-Muslimnya , mereka menyalahkan Muslim dan agama mereka atas serangan prajurit militer di Woolwich. (OI.net/KH)

Dunia Islam Terbaru