free hit counters
 

Korban Terus Bertambah, 20 Orang Wafat Akibat Serangan Israel Terhadap Armada Kebebasan

Al Furqan – Senin, 16 Jumadil Akhir 1431 H / 31 Mei 2010 13:31 WIB

Jumlah korban tewas dari aksi keji militer angkatan laut Israel terhadap konvoi bantuan Gaza telah meningkat menjadi 20 orang, sementara itu Israel dengan hati-hati menyensor laporan mengenai korban dari serangan militer mereka tersebut.

Armada kebebasan yang akan menuju Gaza, mendapat serangan pada Senin pagi ini (31/5) oleh pasukan komando angkatan laut Israel di perairan internasional sekitar 150 km (90 mil) dari lepas pantai Gaza.

Enam armada kapal bantuan diserbu oleh pasukan militer Israel dari helikopter.

Setidaknya 20 orang tewas dalam pembajakan terhadap konvoi bantuan Gaza, koresponden Press TV melaporkan, mengatakan bahwa lebih dari 50 orang ikut terluka dalam serangan itu.

Berita itu mengalir melalui sensor militer Israel yang telah berusaha untuk memblokir pelaporan informasi tentang korban jiwa.

Sebuah laporan di radio mengatakan sensor itu ditujukan untuk menutupi jumlah korban yang dibawa ke rumah sakit Israel untuk perawatan.

Sementara itu, Menteri Perdagangan dan Industri Israel Binyamin Ben-Eliezer menyatakan ‘penyesalannya’ atas kematian aktivis di kapal bantuan ke Gaza.



"Gambaran ini pasti tidak menyenangkan. Saya hanya bisa menyesalkan atas jatuhnya korban jiwa," katanya kepada Radio Tentara Israel.

Komentar ini datang sebagai pengakuan resmi pertama oleh Tel Aviv bahwa serangan itu telah berubah fatal.

Israel pada awalnya menolak untuk mengomentari laporan korban dari pengambilalihan kapal-kapal bantuan yang menuju ke Gaza.

Laporan terkini menyebutkan Syaikh Raid Shalah salah seorang pimpinan gerakan Islam di wilayah pendudukan 1948, ikut menjadi korban terluka akibat serangan keji militer Israel.(fq/prtv)

Dunia Islam Terbaru