Presiden Mesir yang digulingkan Hosni Mubarak dan keluarganya telah menyewa pengacara untuk mewakili mereka di pengadilan terhadap tuduhan korupsi dan memfasilitasi perolehan dana publik, kata juru bicara Jaksa Agung Adil al-Said pada hari Kamis kemarin (3/3).
Al-Said mengatakan kepada wartawan bahwa seorang karyawan dari kantor notaris di Sinai Selatan telah pergi ke tempat tinggal keluarga Mubarak di kota wisata Laut Merah di Sharm el-Sheikh hari Rabu lalu.
Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa Mubarak dan semua anggota keluarganya sendiri yang menandatangani surat kuasa kepada pengacara untuk mewakili mereka di pengadilan dan surat kuasa tersebut telah dikirim ke kantor Jaksa Agung Abdil Mahmud Meguid bersama-sama dengan berkas penyelidikan mereka.
Mahmud telah meminta semua bank yang beroperasi di Mesir untuk memberikan semua informasi tentang aset Mubarak, istri dan keluarga dua anak-anaknya pada saat keluarga Mubarak saat ini sedang menghadapi investigasi kekayaan yang diperoleh secara ilegal.
Mahmud juga sebelumnya mengeluarkan larangan perjalanan bagi Mubarak dan keluarganya dan memerintahkan aset keluarga mereka untuk dibekukan.
Sebuah pernyataan dari kantor Kejaksaan Agung mengatakan penyelidikan meliputi uang kas, real estate, saham dan surat berharga lainnya di bank dan perusahaan yang ada di Mesir.
Jaksa Agung juga memerintahkan pembekuan aset Mubarak yang ada di luar negeri dan meminta Kementerian Luar Negeri Mesir untuk menghubungi otoritas peradilan luar negeri untuk mengambil tindakan yang diperlukan.(fq/almasryalyoum)





