Kontroversi Kedatangan Yahya Ibrahim ke Inggris
Sumber-sumber dari pers Inggris mengungkapkan adanya situasi kontroversial yang terjadi di Inggris atas akan adanya kunjungan dari aktivis Islam, Yahya Ibrahim yang akan memberikah ceramah di beberapa universitas Inggris, meskipun Yahya Ibrahim telah dilarang untuk masuk ke AS.
Yahya Ibrahim yang oleh surat kabar "telegraph" dituduh telah menghasut konflik dengan barat, akan berbicara di universitas Wales dan pada bulan berikutnya di bulan Maret akan berbicara di universitas Birmingham.
Yahya Ibrahim sendiri adalah seorang warga negara Kanada telah dilarang memasuki Amerika Serikat pada tahun 2005, ketika waktu itu dirinya sedang berkunjung ke Texas untuk memberikan ceramah.
Dalam makalah ceramah yang ia sampaikan pada waktu itu, Yahya Ibrahim mengatakan bahwa orang-orang Yahudi digambarkan sebagai monyet dan babi serta tikus yang menggerogoti dunia, dan bangsa Yahudi berasal dari keturunan babi dan monyet.
Telegraph menambahkan bahwa Yahya Ibrahim adalah salah satu dari lima orang Da'i Islam yang akan ber"dakwah" di wilayah Inggris, Yahya Ibrahim dan para da'i yang lain telah diijinkan masuk ke Inggris dalam beberapa tahun terakhir, meskipun adanya larangan masuk terhadap mereka ke negara-negara seperti Amerika Serikat dan Australia.
Lima orang da'i yang akan berceramah di Inggris adalah Yahya Ibrahim, Abu Aminah Bilal Philip, Syaikah Abdul rahman As-Sudais (imam masjidil Haram), Tariq Suwaidan (penceramah pada program keagamaan di sejumlah saluran TV Arab), Qadhi Husain Ahmad (salah satu pimpinan organisasi Islam terkemuka Pakistan - Jamaat Islami)
Dan diakhir laporannya surat kabar Telegraph menyatakan bahwa pemerintah Inggris akan banyak menghadapi pertanyaan dari warganya terkait dengan diijinkannya para "islamis" memasuki Inggris selama empat tahun terakhir, meskipun beberapa negara telah melarang mereka masuk.(fq/imo)