Sebuah organisasi hak minoritas menyatakan tidak adanya toleransi beragama telah menjadi penyebab utama terjadinya penganiayaan terhadap kelompok minoritas khususnya umat Islam di seluruh dunia.
Dalam laporan tahun 2010, Minority Rights Group International yang berbasis di London, menyebut ketiadaan toleransi beragama merupakan sebuah “rasisme baru” dan menyatakan bahwa dampak dari hal tersebut dapat dirasakan oleh kelompok minoritas di seluruh dunia.
Dalam laporan mereka menyatakan bahwa kaum minoritas juga menghadapi penganiayaan yang semakin meningkat dan kebebasan menjalankan agama yang berkurang karena pemerintah menerapkan kebijakan-kebijakan anti terorisme yang ketat setelah serangan teroris pada September 2001 di Amerika.
Diskriminasi terhadap umat Islam semakin meningkat di Amerika dan Eropa Barat dan laporan itu menunjukkan adanya kekerasan fisik yang meningkat terhadap agama minoritas di Irak dan Pakistan. Serangan-serangan tersebut, katanya termasuk penculikan, pembunuhan, penyiksaan dan pemerkosaan.
Di Asia dan Afrika, laporan itu menyatakan afiliasi agama menggantikan ras dan suku sebagai faktor kunci yang mendorong diskriminasi dan kekerasan terhadap minoritas.(fq/voa)





