
Mantan Presiden Federasi Muslim Bosnia-Croatia, Ejup Ganic di tahan di Bandara Heathrow, London. Penangkapan Ejup Ganic (63), atas tuduhan terhadap dirinya terlibat dalam kejahatan perang Bosnia.
Ejup Ganic yang semasa terjadi perang di Bosnia, menjabat sebagai Presiden Ferderasi Muslim Bosnia-Croatia. Rencananya Ejup akan diektradisi oleh polisi Metropolitan London, ke Belanda. Ejup Ganic ditutuh melakukan konspirasi pembunuhan terhadap 40 tentara, dan ini dianggap sebagai pelanggaran Konvensi Jenewa.
Mantara Presiden Federasi Muslim itu, dianggap mempunyai keterkaitan dengan serangan terhadap militer Yugoslavia di Sarajevo, di awal perang Bosnia tahun 1992-l995. Sementara itu, fihak Serbia mengklaim lebih 40 tentara Serbia dibunuh di jalan Dobrovoljacka, sesudah berlangsungnya deklarasi kemerdekaan Bosnia dari bekas Yugoslavia.
Ganic adalah seorang profesor di Universitas Sarajevo, adalah salah satu diantara 19 orang yang ditahan, dan dengan tuduhan melakukan kejahatan perang. Pengumuman itu dikeluarkan 19 Nopember tahun yang lalu oleh Interpol. Beograd mengkonfirmasi bahwa Ganic adalah buron termasuk sejumlah pejabat Bosnia, yang dituduh melakukan konspirasi melakukan pembunuhan dan penyiksaan terhadap pasukan Serbia di Bosnia.
Kementerian Luar Negeri Inggris mengkorfimasi terhadap penangkapan Ganic. Sekarang pihak Serbia mempunyai waktu 45 hari untuk menjelaskan keterlibatan Ganic dalam kejahatan perang itu. Bila dalam waktu itu pihak Serbia dapat memberikan informasi detil tentang keterlibatan Ejup Ganic, maka mantan Pemimpin Muslim Bosnia-Croatia itu akan dibebaskan. (m/wb)





