free hit counters
 

Mengenal Syaikh Abu Al-Hasan Ali An-Nadwi, Salah Satu Ulama dan Penulis Terbaik Sirah Nabawiyah

Redaksi – Rabu, 20 Syawwal 1442 H / 2 Juni 2021 17:00 WIB

Eramuslim.com – Di antara ulama di zaman modern yang keilmuannya diakui oleh para ulama se-dunia adalah Syaikh Abu Al-Hasan Ali An-Nadwi Rha.a. Beliau adalah ahli ilmu yang juga penulis terbaik sirah nabawiyah.

Mengenal Syaikh Abu Al-Hasan Ali An-Nadwi, Salah Satu Ulama dan Penulis Terbaik Sirah Nabawiyah

Membaca sejarah Syaikh Ali An-Nadwi, tidak bisa dilepaskan dari Maulana Ilyas Kandhalawi Rha.a (penggagas gerakan dakwah jamaah Tabligh) yang juga keturunan Abu Bakar Ass-Sidiq radhiyallahu’anhu.

Maulana Ilyas ini mempunyai salah satu murid yang terkenal, dia adalah Syaikh Abu Al-Hasan Ali An-Nadwi Rha.a. Beliau dijuluki oleh para ulama sebagai penulis Sirah Nabawiyah terbaik di dunia.

Syaikh Abu Al-Hasan Ali An-Nadwi merupakan ulama besar yang tidak diragukan lagi kepakarannya dalam ilmu-ilmu Islam kontemporer.

Ulama asal India yang lahir tahun 1332 H/1913 M (menurut wikipedia 1914 M) tersebut telah lama dikenal dengan karya-karyanya yang bermutu.

Bukunya yang paling terkenal di Indonesia adalah yang berjudul “Sirah Nabawiyah” dan “Kerugian Dunia dengan Keruntuhan Umat Islam.”

Dua buku tersebut sempat menggemparkan dunia pergerakan Islam karena tajam dalam menganalisis secara ilmiah namun tidak melupakan sisi-sisi haroki (gerakan), hingga sekarang masih sangat menarik perhatian pembaca di dunia khususnya di Indonesia, meski sudah ditulis puluhan tahun yang lalu.



Menurut biografinya dalam buku “Sirah Nabawiyah: Sejarah Lengkap Nabi Muhammad SAW” Syaikh An-Nadwi masih keturunan Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani, penghulu para sufi akhlaki di zamannya.

Dikatakan nenek moyang keluarganya hijrah dari Madinah ke India untuk menyebarkan Islam serta memperbaiki aqidah umat dari bid’ah dan khurafat, sekitar abad 7 H. Sebutan An-Nadwi sendiri didapati setelah berdirinya Nadwatul Islam di mana beliau menjabat sebagai ketuanya sejak tahun 1961 M hingga wafatnya.

Menurut Ilham Martasya’bana, penggiat sejarah Islam, guru-guru Syaikh An-Nadwi sangat beragam, mulai dari pujangga Muhammad Iqbal, Syaikh Abdul Ali Al-Husaini (saudaranya sendiri), Syaikh Abdurrahman Mubarakfuri, Syaikh Muhammad Ilyas (pendiri gerakan Jamaah Tabligh) hingga ahli hadis Syaikh Husaini Ahmad Madani.

Syaikh An-Nadwi sendiri dikenal dengan pengetahuannya yang berlimpah dan sangat tajam daya kritisnya. Visinya yang modern dan integral menjadikannya mampu mengembangkan aktivitas dakwah serta pemikirannya ke berbagai bidang. Hal itu didukung oleh perjalanannya ke hampir semua negara di dunia.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Dunia Islam Terbaru