Mereka Membakar Gambar Tony Blair

Berbagai kelompok di Malaysia memprotes kedatangan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair ke Malaysia, dan mereka membakar dan memberikan coretan-coretan gambar Blair. Mantan perdana menteri Inggris Blair ini, ikut bertanggung jawab atas keterlibatannya dengan Presiden AS, George Walker Bush melakukan invasi militer ke Iraq.

Blair dijadwalkan akan berbicara di depan para pengusaha yang sudah berkumpul di ibukota Malaysia, Kualumpur. Para pembisnis Malaysia mengundang mantan perdana menteri Inggris itu, dimintai pandangan-pandangannya tentang masa depan ekonomi Eropa dan global.

Tetapi justru ke datangannya ke Malaysia mendapatkan penolakan dan tantangan dari kelompok-kelompok antiperang, yang menuduh Blair terlibat dalam perang Iraq, dan melakukan kejahatan perang. Kedatangan Blair itu telah menimbulkan kegusaran sejumlah kalangan yang sangat marah, karena ia menjadi bagian kejahatan terhadap dunia Islam bersama dengan George Bush.

Para demonstran itu, termasuk masyarakat (warga) Iraq yang sekarang mendapatkan suaka dari pemerintah Malaysia, dan mereka menyimpulkan Blair sebagai penjahat perang, dan terlibat dalam kejahatan perang di Iraq. Dia harus bertanggungjawab atas banyak kematian dari rakyat Iraq yang tidak berdosa.

Acara pertemuan antara para pengusaha dengan Blair itu, disponsori sebuah perusahaan yang berbasis di Singapore. Sementa polisi Malaysia membiarkan para aktivis anti perang yang membawa spanduk : "Blair pembunuh", dan "Blair pergi dari Malaysia".

Tony Blair menjadi perdana menteri Inggris sejak tahun 1997 sampai 2007, dari Partai Buruh, dan dia perdana termuda di Inggris, dan termasuk sukses dalam menangani ekonomi Inggris. Tetapi Blair terperorok dalam keterlibatannya dengan AS, saat Presiden Bush memutuskan menyerang Iraq. (m/wb)