Pemerintah Mesir akan meminta bantuan dari suku-suku di wilayah Utara Sinai dalam upaya yang bertujuan untuk mengamankan jaringan pipa gas nasional yang melewati semenanjung tersebut dalam hubungannya ke Israel dan Yordania, Abdul Wahab Mabruk Gubernur Sinai Utara, mengumumkan.
Gubernur tersebut mengatakan bahwa ia telah berkoordinasi dengan Kementerian Minyak untuk menyewa kabilah Badui untuk mengamankan jalur dan stasiun pompa gas yang saling terhubung.
Rencananya, menurut gubernur, mereka akan merekrut enam orang dari setiap suku untuk membantu mengamankan hamparan pipa yang melewati wilayah kesukuan mereka. Tambahan 6 sampai 8 orang suku juga akan ditugaskan untuk mengamankan peregangan antara stasiun pipa.
Sejak revolusi Mesir terjadi, pipa saluran gas telah disabotase beberapa kali.(fq/alahram)





