Pemimpin Partai Buruh Gordon Brown Kalah

Berdasarkan eksit poll pemimpin Partai Buruh Gordon Brown kalah. Sementara pemilu kali ini diprediksikan yang bakal keluar sebagai pemenang adalah pemimpin Partai Konservatif, David Cameron, yang memenangkan 305 kursi. Partai Buruh pimpinan Gordon Brown hanya mendapatkan 255 kursi, sedangkan Liberal Demokrat mendapat 61 kursi.

Meskipun, Perdana Gordon Brown belum mau mengindikasikan dirinya untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai perdana menteri, tetapi berdasarkan eksite poll, Partai Buruh yang sudah berkuasa selama lebih dari 13 tahun, harus rela menyerahkan kekuasaannya kepada Partai Conservatif, yang dipimpin David Cameron.

"Hasil pemilu belum dapat dipastikan, dan saya masih tetap berkuasa", ujar Gordon Brown, yang hanya menghadapi menit-menit terakhir di Downing Street. Situasi poiltik di Inggris sudah berubah, dan Partai Buruh sudah kehilangan pengaruhnya, sejak keterlibatan Inggris, khususnya dalam perang Irak, dan sekarang di Afghanistan. Di mana rakyat Inggris, agar negeri itu meninggalkan perang.

Jelas-jelas eksit poll menunjukkan David Cameron mendapatkan kursi 305, dan hanya membutuhkan tambahan 21 kursi, Konservatif akan mendapatkan mayoritas suara dari 650 di parlemen Inggris. "Sudah sangat jelas Partai Buruh sudah kehilangan kekuasaannya", ujar David Cameron.

kekalahan Partai Buruh ini, tak lain, juga akibat krisis ekonomi yang mendera Uni Eropa, yang Inggris ikut terjerembab dalam krisis, yang masih terus berlangsung, dan sekarang Uni Eropa, dihadapkan dengan ambruknya ekonomi Yunani, dan dihadapkan pula dengan krisis politik, yang akan terus menjalan ke negara-negara Eropa, termasuk Inggris, yang sekarang juga menghadapi angka pengangguran yang tinggi. (m/cnn).