Penikam Anggota Parlemen Inggris Itu Akhirnya Dihukum Seumur Hidup

Kamera CCTV yang merekam Choudhry sewaktu menikam TimmsPengadilan Inggris hari Rabu kemarin (3/11) memutuskan hukuman penjara seumur hidup terhadap seorang mahasiswi Muslim Inggris karena telah mencoba membunuh dengan menikam seorang anggota parlemen Inggris sebagai aksi balas dendam atas invasi Inggris ke Irak.

Roshonara Choudhry, seorang mahasiswi 21 tahun, menikam mantan menteri Stephen Timms dua kali di perut ketika dirinya pergi menemui Timms di kantor konstituensinya di London timur pada tanggal 14 Mei tahun ini, tak lama setelah pemilihan umum.

Kasus ini dilaporkan telah mendorong Inggris untuk mendesak Gedung Putih untuk menghapus semua video jihad yang ada di internet setelah adanya laporan bahwa Choudhry terbakar ‘semangatnya’ setelah menyaksikan ceramah yang disampaikan oleh ulama Yaman berkewarganegaraan AS Syaikh Anwar Al-Awlaqi di Internet.

"Anda bermaksud untuk membunuh dalam suatu alasan politik dan menyerang mereka dalam pemerintahan dengan melakukannya," kata Hakim Jeremy Cooke, pada Pengadilan Pidana, Old Bailey.

"Anda melakukannya sebagai hal yang disengaja, anda melakukannya karena terhasut oleh ceramah di internet."

Choudhry dinyatakan bersalah pada hari Selasa lalu dengan dakwaan percobaan pembunuhan dan dua tuduhan memiliki pisau. Hakim melewati hukuman seumur hidup dengan jangka waktu minimal 15 tahun, mengatakan dia mungkin akan tetap menjadi berbahaya bagi anggota parlemen.

Choudhry mengatakan kepada polisi setelah penangkapan dirinya, bahwa ia ingin membunuh Timms karena Timms memilih mendukung invasi ke Irak pada tahun 2003.(fq/newsyahoo)