Petinggi Rabbi Zionis Yahudi Tersandung Kasus Pelecehan Seks Anak

Polisi mendakwa rabbi Elon, salah satu rabbi Yahudi yang paling menonjol dalam gerakan keagamaan Zionis, atas tuduhan secara paksa melakukan tindakan tidak senonoh pada dua anak di bawah umur.

Polisi kemarin mengumumkan bahwa mereka telah mengumpulkan bukti yang cukup untuk merekomendasikan bahwa Rabbi Mordechai (Moti) Elon akan dituntut atas tuduhan melakukan kejahatan seksual.

Dalam beberapa hari kedepan berkasnya akan diserahkan kepada jaksa distrik Yerusalem, yang akan memutuskan apakah akan terus melanjutkan surat dakwaan.

Pada bulan Februari, Jaksa Agung Yehuda Weinstein meminta agar penyelidikan polisi diluncurkan terhadap keluhan adanya pelecehan seksual yang dilakukan oleh Rabbi Elon yang diterbitkan oleh forum Takana. Elon sendiri adalah seorang rabbi senior dalam gerakan Agama-Zionisme.

Kasus ini terungkap ke publik ketika rabbi dan para akademisi menerbitkan sebuah pengumuman yang menghubungkan Elon ke skandal seks setelah rabbi itu melanggar perjanjian membatasi kegiatannya.

Sebuah tim yang bekerja di bawah naungan Unit polisi Israel berhasil mendapatkan sejumlah pengaduan, beberapa anak yang diduga telah diserang secara seksual oleh Elon. Selama penyelidikan, salah satu saksi setuju untuk memberikan kesaksian yang memberatkan Rabbi Elon karena melakukan tindakan tidak senonoh padanya ketika dia masih kecil.

Para peneliti memeriksa petunjuk lain yang menguatkan kesaksian pihak yang mengajukan keluhan itu.(fq/ynet)