
Turki telah mengeluarkan tenggat waktu kepada anggota misi diplomatik Israel untuk meninggalkan negara itu, sejalan dengan keputusan Ankara untuk menurunkan hubungan diplomatik mereka dengan Tel Aviv.
Pada hari Senin kemarin (5/9), Turki mengatakan telah mengeluarkan pemberitahuan dua hari kepada Ella Aphek, wakil kepala misi kedutaan besar Israel dan diplomat atas Israel, Associated Press melaporkan.
Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan Jumat pekan lalu bahwa negara mereka telah menangguhkan semua hubungan militer dengan Tel Aviv dan mengusir utusan Israel dari Ankara.
Langkah-langkah ini datang dalam menanggapi penolakan Israel untuk meminta maaf atas serangan terhadap armada Kebebasan yang menuju Jalur Gaza pada Mei 2010. Tentara Israel menyerang konvoi, menewaskan sembilan aktivis Turki dan melukai sekitar 50 lainnya.
Davutoglu juga mengatakan negara itu berencana untuk mengambil tindakan ke Mahkamah Internasional di Den Haag untuk menantang empat tahun pengepungan Tel Aviv terhadap Gaza. Blokade ini telah mencegah aliran makanan, obat-obatan, dan perlengkapan lain ke wilayah pantai yang miskin tersebut. (fq/prtv)





