Wakil Presiden AS Joe Biden menyampaikan pesan dukungan bagi sekutu kunci mereka dalam melawan ‘teroris’ Pakistan selama perjalanannya ke Islamabad Rabu kemarin (12/1), sembari mengatakan bahwa Amerika "bukan musuh Islam".
Biden berbicara hal itu menyusul terjadinya pembicaraan dengan Presiden Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Yousuf Raza Gilani yang diharapkan dapat meningkatkan keinginan Amerika melihat Pakistan bisa berbuat lebih banyak untuk memberantas al-Qaidah dan Taliban yang tinggal di perbatasan.
Dalam konferensi pers bersama dengan Gilani, Biden mengatakan diskusi "sangat berguna" sebelum ia berpaling untuk mengatasi sentimen anti-Amerika, dan menjelaskan perang yang sedang berlangsung di Afghanistan dan kampanye pesawat drone AS di perbatasan.
"Ada … beberapa bagian dalam masyarakat Pakistan dan tempat lain yang menyatakan bahwa Amerika tidak menghormati Islam dan pengikutnya," kata Biden kepada wartawan di kediaman perdana menteri.
"Kami tegaskan bahwa kami bukan musuh Islam dan kami merangkul mereka yang menjalankan agama besar ini di seluruh negara kami," tambahnya.
Amerika Serikat ingin tentara Pakistan bisa berbuat lebih banyak untuk memerangi ekstremis di perbatasan, termasuk dengan meluncurkan serangan darat di distrik Waziristan Utara, di mana dikatakan pemimpin kunci Taliban berada di sana.
Militer Pakistan sendiri telah berhenti melakukan operasi darat, dan mengatakan pasukan mereka kewalahan menghadapi perlawanan.
Biden menyampaikan pesannya tersebut sebelum berangkat menuju pertemuan penting dengan kepala militer Jenderal Ashfaq Kayani.
"Sebuah kemitraan yang erat antara Pakistan dan rakyatnya adalah demi kepentingan penting dari Amerika Serikat dan, saya berpendapat … bahwa hal ini juga penting bagi Pakistan juga," kata Biden.
"Harapan saya adalah, jika Tuhan mengizinkan, saya bisa berdiri di sini tahun depan dengan Anda, dan kita dapat menunjukkan kemajuan yang lebih besar dan menyelesaikan lebih besar dan mendapatkan kemakmuran yang lebih besar bagi masyarakat Anda dan saya," kata Biden, menyimpulkan pidatonya .
Gilani sendiri memberikan apresiasi dengan menyatakan ‘diskusi’ dengan Bidan sangat bermanfaat.(fq/aby)





