free hit counters
 

Erbakan: Partai Erdogan Antek Zionis

Al Furqan – Senin, 24 Syawwal 1431 H / 4 Oktober 2010 17:37 WIB

Pemimpin Spiritual Partai Kebahagiaan (Saadet Partisi/SP) Turki, Necmettin Erbakan, yang merupakan partai berhaluan Islam garis kanan terbesar di Turki dan kini tengah dilanda skandal perpecahan yang hebat, secara mengejutkan mengeluarkan pernyataan kontroversial tentang Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) pimpinan PM Turki Recep Tayyep Erdogan yang kini berkuasa.

Dikatakan oleh Erbakan, di Turki terdapat kurang lebih 60 partai, dan semuanya hampir sama saja antar satu sama lain. Tidak ada bedanya antara AKP yang konon berhaluan Islam moderat yang kini dipimpin oleh Recep Tayyep Erdogan, dengan CHP (Partai Raykat Demokratik) yang berhaluan sekuler konservatif yang dulu didirikan oleh Mustafa Kemal Ataturk.

"Semuanya partai kapitalis danaan Eropa, bahkan bentukan Zionisme Israel," kata Erbakan.

Beberapa tokoh sentral Turki semisal Recep Tayyep Erdogan (PM), Abdullah Gul (Presiden), Ahmet Davutoglu (Menlu), dan Bulen Arinc (Wakil PM dan Mendag) pada 2001 silam membidani kelahiran AKP, setelah sebelumnya memisahkan diri dari partai empuan Erbakan (saat itu Fazilet Parti/Partai Keutamaan). Dalam pemilu yang digelar di media 2001 silam, secara mengejutkan AKP mendulang suara mayoritas, sementara suara partai Erbakan sangat terpuruk.



Tak hanya mengalami keterpurukan dalam dua dekade pemilu ini, partai Erbakan (kini bernama Saadet Parti), sejak beberapa bulan ini dilanda kisruh dan perpecahan internal. Perpecahan tersebut mulai nampak sejak Numan Kurtulmus terpilih sebagai ketua umum SP pada Juli silam, namun pihak Erbakan tidak merestuinya.

Puncak ketegangan antara kubu Kurtulmus dan Erbakan terjadi pada salah satu resepsi buka puasa di bulan Ramadhan kemarin. Dua kubu terlibat bentrok. Tentu saja, peristiwa tersebut menjadi sorotan tajam media-media dalam negeri Turki, bahkan media-media lain di negara-negara Arab.

Beberapa hari yang lalu, Kurtulmus mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan ketua umum SP, dengan pertimbangan kemaslahatan dan masa depan partai yang lebih baik dan besar.

Pasca pengunduran diri Kurtulmus, pihak Erbakan menegaskan akan segera menggelar konferensi partai darurat dalam minggu-minggu ini, guna memilih ketua baru dan kembali menjalankan partai yang kini terseok-seok. (AGS/db)

Dunia Islam Terbaru